Launching PIS-PK, Puskesmas Kalitengah Kerja Bareng Dengan Pemdes Lukrejo

Camat Kalitengah memberikan tanda di salah satu rumah warga sebagai tanda kegiatan PIS-PK mulai dilaksanakan. Foto:omdik_kanalindonesia.com

KANALINDONESIA.COM. LAMONGAN; Tim Keluarga Sehat Puskesmas Kalitengah turun ke desa  untuk melakukan pendekatan kekeluargaan dengan masyarakat usai menghadiri launching Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga, Selasa (27/2/2018) di Balai Desa Lukrejo Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan Jawa Timur.

Program Indonesia Sehat (PIS) merupakan salah satu program dari agenda ke 5 Nawacita; yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. PIS selanjutnya menjadi program utama pembangunan kesehatan yang kemudian direncanakan pencapaiannya melalui Rencana Strategis Kementerian Kesehatan tahun 2015 – 2019, yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.02/Menkes/52/2015.

Sasaran dari PIS adalah meningkatkan derajat kesehatan dan status gizi masyarakat melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. PIS dilaksanakan dengan menegakkan 3 pilar utama; yaitu penerapan paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan dan pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Demikian disampaikan oleh Kepala Puskesmas Kalitengah, dr H. Moch Mahzumi pada acara Launching pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga yang diselenggarakan oleh UPT Puskesmas Kalitengah bekerjasama dengan Pemerintah Desa Lukrejo Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Acara tersebut JUGA dihadiri juga oleh Camat Kalitengah Suwignyo,  S. Sos. Kepala Desa Lukrejo Sarnawi dan kader kesehatan Desa Lukrejo.

Pendekatan keluarga adalah salah satu cara Puskesmas Kalitengah untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan/meningkatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya dengan mendatangi keluarga. Puskesmas tidak hanya menyelenggarakan pelayanan kesehatan di dalam gedung, melainkan juga keluar gedung dengan mengunjungi keluarga di wilayah kerjanya.

Pendekatan keluarga yang dimaksud dalam pedoman umum ini merupakan pengembangan dari kunjungan rumah oleh Puskesmas dan perluasan dari upaya Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas), yang meliputi kegiatan Kunjungan keluarga untuk pendataan/pengumpulan data Profil Kesehatan Keluarga dan peremajaan (updating) pangkalan datanya, Kunjungan keluarga dalam rangka promosi kesehatan sebagai upaya promotif dan preventif, Kunjungan keluarga untuk menidaklanjuti pelayanan kesehatan dalam gedung, Pemanfaatan data dan informasi dari Profil Kesehatan Keluarga untuk pengorganisasian/ pemberdayaan masyarakat dan manajemen Puskesmas.

Kepala Puskesmas Kalitengah lebih lanjut mengatakan kepada kanalindonesia.com bahwa dengan turunnya mereka ke desa-desa untuk melakukan pendekatan keluarga sehat agar lebih seksama memantau kesehatan masyarakat.

“Cara kerja pelayanan kesehatan yang tidak hanya di dalam gedung saja, melainkan juga keluar gedung dengan mengunjungi keluarga-keluarga di wilayah kerjanya. Jadi tidak hanya mengandalkan kegiatan yang ada,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Desa Lukrejo, Sarnawi Pada acara launching Program Indonesia Sehat mengungkapkan bahwa sebagai penopang Indeks Pembangunan Manusia (IPM) – selain pendidikan dan ekonomi–, pembangunan kesehatan menjadi aspek penting guna mendongkrak kualitas hidup masyarakat sebuah desa.

Untuk itu, pembangunan kesehatan dengan berorientasi pada aspek preventif dan promotif, menurut Sarnawi tepat untuk menjawab tantangan pembangunan kesehatan di era kekinian, tanpa mengesampingkan aspek kuratif dan rehabilitatif.

“Pemerintah Desa Lukrejo tentu sangat menyambut baik serta akan mendukung sepenuhnya upaya UPT Puskesmas Kalitengah dalam menyukseskan program ini, yang launchingnya hari ini dipusatkan di Desa Lukrejo” pungkas Sarnawi.(Omdik)