Sat resnarkoba Polres Pacitan Tangkap Pengedar Pil LL dan Pemakai Sabu-Sabu

KANALINDONESIA.COM,PACITAN- Anggota Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Pacitan menangkap dua remaja pemakai pil koplo dan Sabu-sabu di dua tempat yang berbeda.

Dua remaja itu, yakni ” APL (19) perempuan yang beralamatkan Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan, yang tertangkap di kamar hotel sedang mengunakan sabu-sabu bersama teman prianya bernama Joko yang sekarang masih DPO. Sedangkan SW (22) pria pengamen jalanan dengan alamat Kelurahan Josenan Kecamatan Taman Kota Madiun, tersangka ditangkap disalah satu angkringan jalan A.Yani Pacitan.tersangka sebagai pengedar pil double L.

Kapolres Pacitan AKBP Setyo K Heriyatno, mengatakan” Anggota Satuan resnarkoba mendapatkan informasi dari masyarakat, kalau ada salah satu tamu hotel wilayah pantai Teleng Ria mengunakan Sabu-sabu. lantas Jajaran SatResnarkoba langsung menuju hotel dikamar no.4, dan polisi langsung mengeledah isi kamar serta dilakukan cek urine,” kata Kapolres,Selasa (27/2/2018).

Setelah itu, dari hasil cek urine ternyata benar tersangka APL (19) telah mengunakan sabu-sabu.
Namun APL tidak sendirian, dia bersama teman prianya bernama Joko masih DPO. Saat itu juga Polisi juga menemukan barang bukti 1 plastik klip berisi sabu-sabu sisa pemakaian seberat 0,20 gram sisa pemakaian, 1 buah pipet ( pipa kaca),” ungkapnya.

Masih menurut Kapolres, Sedangkan tersangka SW tertangkap saat sedang asyik ngopi di salah satu angkringan di jalan A .Yani Pacitan. anggota polisi menyamar akan membeli Pil Double L, setelah tersangka SW mengeluarkan plastik Klip berisi Pil Double L, lalu tersangka SW digelandang ke Polres Pacitan berikut barang bukti 1 plastik klip berisi pil Double L sebanyak 284 butir dan uang tunai sebesar Rp 300 ribu serta 1 bungkus rokok,” lanjut Kapolres.

Untuk Pasal yang disangkakan, tersangka SW akan dikenakan pasal 196 atau pasal 197 UU no.36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda palung banyak Rp 15 juta. Kemudian tersangka APL disangkakan pasal 112 ayat 1 atau pasal 127 ayat 1 UU no.35 tahun 2009 tentang Narkotika paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara dengan denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar,” pungkas Kapolres.(Bc)