Informasikan Kinerja kepada Rakyat, Wabup Trenggalek Yakini Sebagai Langkah Mulus

 

KANALINDONESIA.COM, TRENGGALEK: Menginformasikan kinerja Pemerintah Kabupaten Trenggalek pasca diserahkannya tampuk kepemimpinan melalui Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Trenggalek pada Moch Nur Arifin yang dulunya sebagai Wakil Bupati terhitung mulai tanggal 15 Pebruari 2018, dilakukan pemerintah daerah agar kesinambungan pemerintahan serta roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik sesuai target yang telah dituangkan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD).

Langkah mulus ini diambil Moch Nur Arifin dengan pertimbangan kearifan lokal masih jauh lebih maksimal capaiannya daripada langkah yang lain.

Plt Bupati Trenggalek, H Moch Nur Arifin mengatakan silaturahim Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Trenggalek ini dengan satke holder yang ada di daerah ini. Capaian dan yang akan dilaksanakan pemkab dalam kegiatan ini dikoordinasikan termasuk evaluasi.

“ Pasca diambilnya cuti mas Emil , kita harus tetap menjalankan pemerintahan dan melayani kebutuhan rakyat dengan baik,” ucapnya, Selasa, (27/2) di Trenggalek.

Menurutnya Eksekutif Kabupaten Trenggalek telah menyiapkan kesolidan pemerintah dalam menjalankan rutinitas tugas termasuk penyerapan anggaran dan memenuhi kebutuhan masyarakat Trenggalek.

“Kita di sini saling koordinasi yang dimulai dari Forkopimda lalu diteruskan kepada satke holder yang lain agar pembangunan kita berjalan lancar,” tandasnya.

Selain itu dengan pola informasi yang dilakukannya, seperti Moch Nur Arifin lapor rakyat, Pelaporan berbasis aplikasi Qlue dan beberapa pelayanan termasuk rakyat lapor tiap hari Jum’at di Pendopo Manggala Praja Nugraha menjadi andalan kepemimpinannya kini.

“Masyarakat jika sulit memperoleh pelayanan dari kami silakan datang di pendopo tiap hari Jum’at,” ungkapnya.

Ditegaskannya, pihaknya tetap memposisikan bagaimana agar masyarakat tahu dirinya sebagai Pelaksana Tugas Bupati yang akan meneruskan pekerjaan bupati yang sedang cuti termasuk menyeleseikan pekerjaan yang sampai sekarang masih belum kelar.

“Masyarakat agar tahu dan percaya kepada pemimpinnya sehingga dalam berinteraksinya akan lebih mudah,” pungkasnya. (ahmad)