Dalami Kasus Suap Nyono, KPK Periksa Asisten I Pemkab Jombang

Purwanto asisten I pemkab Jombang saat mejalani pemeriksaan di Polres Jombang

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Dalam rangka mendalami kasus suap yang melibatkan Bupati Jombang non-aktif Nyono Suherli Wihandoko, setidaknya ada delapan penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Kali ini giliran, asisten I bidang Pemerintahan Pemkab Jombang, Purwanto, yang menjalani pemeriksaan di gedung Graha Bhakti Bhayangkara (GBB) Polres Jombang. Diduga pemeriksaan tersebut dilakukan dalam upaya pengembangan kasus yang melibatkan mantan orang nomor satu di Kota Santri.

Dari pantauan dilokasi, Purwanto keluar dari ruang GBB. Usai menjalani pemeriksaan oleh KPK, pihaknya belum berani memberikan steatmen apapun terhadap sejumlah jurnalis. “Durung mari mas (red : belum selesai mas), tak shalat dulu,” kata Purwanto, Selasa 27 Februari 2018.

Sementara itu dikonfirmasi secara terpisah melalui selulernya, Penjabat sementara (Pjs) Bupati Jombang, Setiadjit, membenarkan adanya pemeriksaaan tersebut. “Iya mas, sudah saya perintahkan untuk memenuhi panggilan (red : KPK),” ujar Stiadjit.

Masih menurut Setiadjit, pemeriksaan yang dilakukan KPK tersebut masih seputar kasus OTT Bupati non aktif Nyono Suharli Wihandoko. “Iya masih terkait tersangka Bapak Nyono dan Ibu Inna, tidak ada kaitan lain.” ungkap Setiadjit.

Bukan hanya Asisten I bidang Pemerintahan, nampak sejumlah kepala Puskesmas pun tak luput dari pemeriksaan komisi anti rasuah tersebut. “Mungkin para Kepala Puskesmas itu saja mas,” pungkas Setiadjit.(elo)