Polres Ponorogo Amankan Pelaku Illegal Loging

Anggota Polsek dan petugas Perhutani mlakukan pengecekan barang bukti

KANALINDONESIA.COM : Unit Reskrim Polsek Pulung berhasil mengamankan SW(36 ) warga Dukuh Kebon, Desa/Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur pemilik atau penyimpan kayu hasil hutan yang tidak dilengkapi dengan surat-surat dukumen yang sah. Minggu(04/09/2016).

Kayu hasil hutan tersebut disimpan di kebun milik Katemun warga Dukuh Kebon, Desa /Kecamatan Pulung dan merupakan hasil penebangan di hutan jati petak 72 RPH Setonggo BKPH Pulung, KPH Madiun.

Dalam penangkapan tersebut berhasil diamankan barang bukti kayu yang terdiri dari 71 Kayu jati berbentuk papan dengan berbagai ukuran; 3 batang Kayu jati berbentuk Glondongan dengan berbagai ukuran, uang tunai  Rp. 200.000,-

Baca:  Unit Reskrim Polsek Pulung Ponorogo Amankan Pengedar Pil Koplo

“Tersangka telah melakukan penebangan pohon dalam kawasan hutan tanpa memiliki Ijin yg dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang ,”ucap Kasubbag Humas Polres Ponorogo AKP Harjadi.

Penangkapan pelaku berawal dari informasi masyarakat bahwa di TKP tersebut ada kegiatan penggergajian kayu ilegal.

Mendapati informasi tersebut, petugas Polsek Pulung bersama petugas Perhutani wilayah Pulung mendatangi kebun milik KTM yang berada di Dukuh Kebon Desa/Kecamatan Pulung, dan ternyata setelah diadakan pengecekan didapati kayu jati yang sudah terpotong-potong dengan berbagai ukuran.

Setelah dilakukan intrograsi, tersangka tidak dapat menunjukan surat/dukumen yang sah.

Pelaku berikut barang bukti dibawa ke Polsek Pulung guna diadakan penyidikan lebih lanjut. Dari pengakuan SW dalam melakukan aksinya ia dibantu KTMN (45); SRN(40); ED(30), BI( 45) kesemuanya juga warga Dukuh Kebon Desa/Kecamatan Pulung yang saat ini masih dalam pengembangan penyelidikan dan penyidikan di Unit Reskrim Polsek Pulung.

Baca:  Polres Ngawi Tangkap, Bapak Cabuli Anak Kandung

Usai melakukan penggeledahan di tempat penggergajian kemudian Kanit Reskrim Polsek Pulung bersama Asep Rohidin petugas dari BKPH Pulung melakukan menuju TKP dan menemukan tunggak pohon yang sudah ditutup tanah, di hutan jati petak 72 RPH Setonggo, BKPH Pulung, KPH Madiun guna mencocokkan BB.

Atas perbuatan para tersangka tersebut, Perhutani mengalami kerugian materi sebesar Rp. 5.446.000,-

Kepada para tersangka dikenakan pasal 82 Ayat (1) huruf “b”, “c” dan ayat (2), UU No. 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengrusakan Hutan Junto Pasal 55 (1) 1e KUHP.

AD