Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah saat mewisuda 34 murid dan siswa, SD, SMP, dan SMA, di Sekolah Luar Biasa (SLB) 2 Mataram.(FOTO: Dinas Kominfotik NTB)

MATARAM, KANALINDONESIA.COM: Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, berharap Sekolah Luar Biasa (SLB) di NTB mampu melahirkan banyak lulusan yang mampu berkontribusi seperti Helen Keller.

Hal tersebut disampaikan saat Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mewisuda 34 murid dan siswa, SD, SMP, dan SMA, di Sekolah Luar Biasa (SLB) 2 Mataram, Kamis (1/7/2021).

“Semoga anak-anak kita bisa menjadi seperti Hellen Keller yang bisa berkontribusi untuk dirinya, keluarga, bangsa dan negara,” kata Niken.

Ia menyampaikan, Helen Adams Keller adalah seorang penulis Amerika, advokat hak-hak disabilitas, aktivis politik dan dosen. Ia juga merupakan orang tunanetra-rungu pertama yang memperoleh gelar Bachelor of Arts di dunia.

Meski tak mampu melihat, mendengar, dan membicara, namu Keller mampu membuktikan bahwa ia bisa berdaya dan berkontribusi pada dunia.

Helen Keller bekerja untuk American Foundation for the Blind (AFB) dari tahun 1924 hingga 1968.

“Selama waktu itu dia melakukan tur ke Amerika Serikat dan melakukan perjalanan ke 35 negara di seluruh dunia untuk mengadvokasi mereka yang kehilangan penglihatan,” ujarnya.

Niken menambahkan, Provinsi NTB kini semakin serius memperhatikan hak-hak disabilitas. Berbagai program pendidikan juga kini telah banyak yang inklusi.

“Ini agar para ABK atau Anak Berkebutuhan Khusus bisa terus mendapatkan haknya di bidang pendidikan,” kata Niken.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here