Polwan di Trenggalek Bantu Jualan Sayur Matang

Para Polwan Satlantas Polres Trenggalek saat membantu Ibu Bibit berjualan. (Suparni)

KANALINDONESIA.COM, TRENGGALEK: Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Ricky Tri Dharma kembali meluncurkan program terbarunya yakni Polwan Peduli Sesama. Banyak ide-ide brilian yang di realisasikan guna meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, sehingga hasilnya tidak hanya dirasakan oleh anggota tetapi juga masyarakat secara luas.

Melalui program Polantas berbagi ini tujuannya untuk mencoba merangkul semua elemen masyarakat sekaligus memberikan edukasi tentang tertib berlalulintas. Gagasan program baru tersebut mengedepankan para Srikandi jajarannya.

“ Konsep kegiatan ini di agendakan setiap bulan sekali dan Polwan Satlantas akan mengunjungi salah satu warga yang sebelumnya telah disurvei terlebih dahulu. Kemudian para Polwan ini akan menemani dalam beraktifitas mencari nafkah,’’ucap Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Ricky Tri Dharma, Rabu (28/2).

Di jelaskan, target pertama kegiatan adalah Ibu Bibit seorang pedagang sayur matang warga Kelurahan Ngantru Kecamatan/Kabupaten Trenggalek.Dipimpin langsung oleh Kanitregiden Satlantas Iptu Radyati Putri Pradini bersama 6 orang Polwan Satlantas berkunjung ke rumahnya.

Kedatangan para Polisi Wanita yang tak disangka-sangka ini tak pelak membuat Ibu Bibit terkejut tidak kepalang. Namun setelah dijelaskan maksud kedatangannya, raut wajahnya berubah berganti senyum sumringah.

“Jadi Ibu Bibit ini tinggal seorang diri. Dua anaknya sudah berkeluarga dan tinggal diluar kota. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari berjualan makanan dan sayur matang di Poskamling tak jauh dari rumahnya,’’ jelasnya.

Dipaparkan, para Polwan ini pun tak segan mengantar Ibu Bibit belanja kepasar di pagi hari. Bahkan mereka memasak bareng-bareng dan menyiapkan dagangan hingga membantu berjualan.

“ Masakan yang di jual terdiri dari ayam lodo, sayur lodeh, bumbu rujak pokoknya komplit. Alhasil jualannya langsung laris manis, jadi gak sampai sore dagangan sudah habis terjual,’’paparnya.

Sementara menurut Kanittregiden Satlantas Iptu Radyati Putri Pradini menuturkan, banyak pengalaman menarik yang dapat setelah seharian bersama ibu Bibit. Dia merasa terharu setelah mengetahui seorang wanita bekerja seorang diri, dari pagi hari hingga sore demi mencukupi kebutuhan hidupnya dengan hasil tak menentu.

sehari-hari. Terkadang hasil yang didapatpun tak seberapa. Namun seorang Ibu Bibit tak pernah mengeluh. Yang selalu terpancar justru rasa bersyukur atas semua pemberian dan rezeki dari Tuhan.

“ Kegigihan ibu ini patut dibanggakan, ia tak pernah mengeluh dan selalu mensyukuri atas rezeki yang di berikan. Kami sangat terharu,’’pungkasnya. (sup)