Demi Bantu Biaya Pengobatan, Seorang Polisi Lelang Burung Piaraannya

Mbah Nur terbaring saat dirawat di rumah sakit didampingi keluarganya, Bripka Purnomo membesuknya. Foto:kanalindonesia.com

LAMONGAN; Dalam hidup ini, kita tidak hidup sendirian. Manusia sudah ditakdirkan sebagai makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa manusia lain. oleh karena itu,  sepatutnya kita saling membantu satu sama lain dan lebih peka terhadap apa yang ada disekitar kita.

Membantu orang lain itu tidak hanya untuk orang yang kaya dan bergelimang harta saja, akan tetapi orang yang tidak punya uang dan harta berlebih bisa juga membantu orang lain yang sangat dan sedang membutuhkan.

Seperti yang dilakukan oleh Bripka Purnomo anggota Kepolisian yang bertugas di Polsek Babat yang masuk dalam wilayah Polres Lamongan. Dia juga menjabat sebagai Babinkamtibmas di Kelurahan Banaran Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Baca:  Karyawan Gading Kuning Lamongan, Tewas Kesetrum Genset

Hampir setiap saat dia harus bersentuhan langsung dengan warga Kelurahan Banaran. Sehingga, keluh kesah warga sering dia dengar secara langsung atau tidak langsung. Salah satunya ketika dia mengetahui sakitnya Mbah Nur warga yang tinggal di RT 03 rw 01 di Kelurahan Banaran.

“Mbah Nur adalah orang yang sangat tidak mampu, walau dia memiliki 6 orang anak namun semuanya juga nasibnya sama dengan Mbah Nur sehingga untuk memeriksakan Mbah Nur pun tidak bisa dilaksanakan”, kata Bripka Purnomo.

Melihat kondisi seperti ini hati Bripka Purnomo tergerak untuk bisa mencarikan dana dan membawa Mbah Nur ke rumah sakit. Bersama tim Babat peduli pun membawa Mbah Nur ke Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Babat guna mendapatkan perawatan intensif.

Baca:  Beri Izin Bodong Pabrik Gula, Bupati Blitar Didemo Ratusan Petani

Tidak hanya disana peran Bripka Purnomo dalam melaksanankan aksi sosialnya. Tanpa diduga, Bripka Purnomo melelang burung Murai blorok “pelopor” kesayangannya di media sosial.

Dia membuka bidding dengan seperti harga saat dia membeli Murai satu tahun yang lalu. Dia tidak mengambil keuntungan sepeser pun dalam proses lelang tersebut. Dia memposting lelang burung kesayangannya di facebook, pada hari Rabu (28/2/2018) untuk mendapat dana yang akan disumbangkannya pada Mbah Nur.

Setahun yang lalu, dia membeli Murai bloroknya seharga 3,5 juta. Dengan ketelatenannya murai tersebut berkembang baik dengan jinak dan tentunya kicauannya pun sangat merdu. Namun, demi untuk bisa membantu dan meringankan penderitaan orang lain yang lebih membutuhkan maka dia pun rela untuk menjualnya. Begitu tulis dalam akun facebooknya.

Baca:  Adat Longkangan Ungkapan Rasa Syukur Nelayan Munjungan Trenggalek

Bripka Purnomo menjelaskan kalau Mbah Nur menderita sakit diabetes dan kelihatannya terdapat komplikasi.”Hari ini saya mau lelang burung untuk bantu Mbah Nur semoga ada yang bisa mendukung”, jelasnya pada kanalindonesia.com

Bripka Purnomo menambahkan lelang dibuka dengan harga 3,5 juta sampai harga tertinggi dan harga yang paling tinggi bisa langsung membawa pulang burung Murai tersebut. Untuk pembayarannya langsung diserahkan kepada keluarganya Mbah Nur di Kelurahan Banaran Kecamatan Babat. Dia akan menutup lelang tersebut pada hari Senin (5/3/2018) pukul 12.00 WIB.(omdik/fer)