Enam Kios di Sub Terminal Serag Ponorogo Ludes Terbakar

Warga berusaha membantu menyelamatkan barang milik pedagang

KANALINDONESIA.COM : Api melahap 6 kapling bangunan di komplek pertokoan Sub Terminal Desa Serag, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Senin (05/09/2016).

Dalam kebakaran tersebut bangunan yang menjadi korban diantaranya yaitu toko klontong / warung nasi milik Slamet Hariyadi( 44) warga Dukuh. Krajan, Desa Wotan Kecamatan Pulung (2 kapling), toko baju milik Hariyadi (38) warga Dukuh Krajan, Desa Serag, Pulung, warung bakso milik Kasenu( 45) warga Dukuh Krajan, Desa Serag, Pulung, warung nasi milik Sartun( 39) Dukuh Sisir Desa Kesugihan, Pulung, warung nasi milik Sartun( 51) warga Dukuh Pakem, Desa Tanjungsari, Jenangan.

“Yang terbakar ini tadi kios-kios makanan dan.toko pakaian yang dibangun mulai tahun 2000/2001,”ucap Kepala Desa Tatag Hari S.

Baca:  Waspadalah Virus Corona, Prajurit dan PNS Korps Marinir Diperiksa Suhu Tubuh

Kebakaran yang melanda bangunan dengan status kontrak dan merupakan aset Desa Serag ini sebelumnya belum pernah terjadi.

Lokasi yang secara administrasi berada di wilayah Desa Serag ini, lebih dikenal dengan Pasar Sugihan, karena dibagian sedikit ke utara seberang jalan terdapat pasar yang masuk Desa Kesugihan.

Kades Serag mengaku belum akan mengambil tindakan, dirinya menunggu hingga kondisi reda dan selanjutnya akan dirembug bersama.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, karena kebetulan  ke 6 kapling tersebut dalam keadaan kosong tidak ada orang.

Dua mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkab Ponorogo datang segera melakukan pembasahan dan berhasil menjinakan si jago merah.

Akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 150 juta.

Baca:  Angkutan Armada Laut

AD