Hampir Dua Minggu Hilang Karena Banjir, Jenazah Nico Ditemukan Mengapung di Sumobito

suasana pemakaman jenazah Nico, di areal pemakaman umum Desa setempat

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Hampir dua minggu, Nico Arfamferdiansyah (17), seorang pelajar asal Desa Janti, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Jawa Timur, yang dinyatakan hilang terseret arus air banjir, luapan sungai Cetak Banteng yang melintas di kawasan janti, kini ditemukan.

“ korban pertama kali ditemukan oleh Solikin (56), warga Desa Betek, Kecamatan Sumobito, pada hari selasa 6 Maret 2018, sekitar pukul 12.45 WIB, di sungai Desa setempat,” kata Iptu Sarwiaji, selaku Kasubag Humas Polres Jombang, pada sejumlah jurnalis, Selasa 6 Maret 2018.

Masih menurut penjelasan Sarwiaji, setelah saksi menemukan adanya sosok jenazah seorang laki-laki yang mengapung, di sungai, saksi kemudian menhubungi aparat Desa setempat. “ selanjutnya saksi melapor pada M Faruq selaku kepala Desa setempat, dan selanjutnya diteruskan ke Polsek setempat,” ujar Sarwiaji.

Lanjut Sarwiaji, usai ditemukan jenazah Nico selanjutnya dibawa ke RSUD Jombang untuk menjalani otopsi. Dari hasil otopsi yang dilakuakan oleh tim dokter RSUD Jombang, diketahui bahwa identitas jenazah tersebut, adalah Nico Arfamferdiansyah (17), seorang pelajar asal Desa Janti, yang dinyatakan hilang pada saat bencana alam banjir.

“ korban saat itu bersama ketiga rekannya, sedang berenang untuk menyebrangi sungai catak Banteng, tanpa menggunakan perlengkapan renang. Kedua rekannya selamat, sedangkan korban dinyatakan hilang terseret arus banjir pada tanggal 22 Februari, bulan kemarin,” ungkap Sarwiaji.

Selanjutnya jenazah pelajar SMK tersebut, diserahkan ke pihak keluarga, untuk dimakamkan di areal pemakaman umum Desa setempat. Tampak suasana haru, menyelimuti suasana pemakaman pelajar tersebut.(elo)