Lakalantas Jalur Ponorogo-Siman, Pengemudi Brio Tewas di TKP

KANALINDONESIA.COM, PONOROGO: Lkalantas terjadi di jalan raya Ponorogo-Siman, tepatnya termasuk Desa Brahu Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo antara mobi Rush Nopol AE 1358 SL yang dikemudikan Sunarno (49) warga Dukuh Dompleng, Desa Bajang, Balong dan mobil Brio Nopol AE 1396 SQ yang dikemudikan Sungkono(59) warga Munggu, Kecamatan Bungkal, Sabtu(10/03/2018).

Dalam kejadian tersebut, Sungkono pengemudi mobil Brio mengalami luka pendarahan telinga kanan dan kiri, pendarahan hidung, kaki kanan dan kiri patah, meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara.

Kejadian bermula saat mobil Rush Nopol AE 1358 SL yang dikemudikan Narno dengan penumpang Siti Maesaroh, Bintang Ahmad Alfaizin dan Moh Irfan Tata melaju dari selatan ke utara dngan kecepatan sekitar 80-9km/jam sewaktu mendahului menyerempet Brio Nopol AE 1396 SQ dikemudikan Sungkono yang datang searah.

Serempetan mengakibatkan pengemudi kedua mobil kehilangan kendali sehingga mobil Rush menumbur pohon nangka, pohon mangga dan pager rumah di bahu jalan, sedangkan mobil Brio Nopol AE 1396 SQ menumbur pohon mangga dan bangunan rumah di bahu jalan sebelah barat.

“Kedua mobil berjalan dari selatan menuju Ponorogo, saat setiba di pertigaan Besaran yang masuk desa Brahu, mobil Rush berusaha mendahului mobil Brio dan terjadi serempetan yang mengakibatkan kedua mobil hilang kendali yang kemudian menabrak pohon yang berada di bahu jalan. Dalam lakalantas tersebut, pengemudi mobil Brio meninggal dunia,”ucap Kanit Lakalantas Polres Ponorogo IPDA Badri.

Sementara itu, penumpang mobil Rush yaitu Bintang Ahmad Alfaizin(5) mengalami luka pipi kiri robek, dahi kiri robek, bibir bawah robek, telinga kiri babras, kondisi sadar (LR), Moh Irfan Tata (10) mengalami luka kepala belakang bengkak, kondisi sadar (LR), Siti Maesaroh(40) mengalami luka punggung tangan kiri bengkak, kondisi sadar (LR).

“Saat ini kasus lakalantas ini masih dalam penanganan Unit Lakalantas Polres Ponorogo,”pungka IPDA Badri.(KI-01)