Aliansi Komite Pendidikan Gratis dan Bermutu Gruduk DPRD Gresik

masa gabungan aktivis gruduk DPRD Gresik tuntut pendidikan gratis dan bermutu ( foto : Ian?KIcom)

KANALINDONISEIA.COM : Puluhan aktivis yang tergabung dalam beberapa organisasi di Gresik menggelar aksi demo, Aliansi Komite Pendidikan Gratis dan Bermutu unjuk rasa di depan gedung DPRD Gresik, Jl KH Wachid Hasyim, Rabu (7/9/2016).

Mereka menuntut DPRD Gresik membuat kebijakan di lembaga pendidikan agar memberikan pendidikan gratis dan berkualitas.

Komite ini terdiri dari berbagai organisasi yaitu dari Federasi Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia-Konggres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (FSPBI- KASBI) Kabupaten Gresik, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), LSM Masyarakat Gresik Peduli Kemanusiaan (MGPK) dan Pembebasan Masyarakat.

Mereka saling bergantian berorasi tentang transparansi anggaran biaya pendidikan, transparansi penggunaan bantuan siswa miskin.

Baca:  Untuk Persiapan UNBK, Ratusan Siswa SMAN 3 Lakukan Simulasi

“Pemerintah telah menetapkan wajib belajar bagi anak Indonesia 12 tahun, sehingga pemerintah pusat sampai Kabupaten harus menggratiskan biaya pendidikan di Gresik,” kata Agus Budiono, anggota FSPBI- KASBI Kabupaten Gresik.

Mereka juga meminta agar DPRD Gresik ikut menghentikan pungutan liar (pungli) di sekolah-sekolah negeri di Kabupaten Gresik.

Tuntutan lain agar dewan menyetop penjualan buku ajar sekolah, mengembalikan pungutan liar yang dilakukan sekolah dan mencopot jabatan kepala sekolah atau guru negeri yang melanggar aturan PNS.

“Kami meminta DPRD Gresik tegas mengawasi kebijakan Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik yang diduga menjadi ajang bisnis dan pungutan liar berkedok pembangunan dan santunan,” katanya.

Sampai saat ini unjuk rasa masih terus berlangsung dengan penjagaan ketat aparat polisi dan Satpol PP Kabupaten Gresik.(lan)

Baca:  Danlanud Resmi Menutup Pendidikan Sekbang Angkatan 97 Dan PTTA-2