Peternak Wadul Ganjar Keterbatasan Pakan Unggas dan Mahalnya Pakan

?

KANALINDONESIA.COM, KENDAL – Dalam kunjungannya Calon Gubernur Jateng nomor urut satu, Ganjar Pranowo meminta kepada para petani harus bisa menjual produk mereka secara online, Minggu (11/3) siang.

Saat kunjungannya dengan komunitas masyarakat pecinta unggas Cagub Ganjar Pranowo meminta Petani bisa memasarkan hasil produksinya dengan cara sistim online, dengan memasarkan secara online maka para petani akan mendapat keuntungan lebih besar untuk petani tersebut.

Dijelaskannya, para petani dapat menjual hasil produksinya dengan harga beras yang lebih tinggi sesuai dengan harga pasaran dan petani akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

“Hasil survey harga beras mahal? karena, beras yang dijual petani harus melalui 8 perantara. Hal itu membuat para pedagang semakin untung lebih besar dibandingkan petani, sedangkan petani hanya mendapatkan keuntungan yang sangat kecil,” jelasnya.

Maka dari itu para petani harus dilatih untuk menjual produk mereka sendiri baik melalui online maupun pemasaran sendiri agar mereka juga mendapatkan untung yang besar seperti para pedagang di pasaran.

“Kami akan selalu mendorong para petani agar mampu menjual produknya sendiri agar petani juga mendapatkan keuntungan yang lebih. Pemerintah juga akan memberikan trobosan-trobosan agar petani mudah mendapatkan pupuk.”kata Cagub Ganjar Pranowo.

Ditambahkannya, Komunitas pecinta peternak unggas mampu melakukan hal yang sama yaitu memasarkan produknya sendiri pastinya maka mereka akan mempunyai kekuatan tersendiri dalam menjaga penawaran. Namun, pihaknya Cagub Ganjar Pranowo sering mendapat keluhan dari peternak yang sulitnya kesediaan pakan ternak.

“Jika para Kelompok peternak unggas mampu dan sudah kuat maka kami selaku pemerintah akan mendorong untuk mendirikan mini pabrik pakan ternak sendiri, kami akan memberikan fasilitasi secara perbankan,” ungkapnya.

Ditambahkan, Bank Jateng akan memberikan fasilitasi dengan cara memberikan pinjaman modal kepada para petani dan peternak melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Dengan bantuan pinjaman dari Bank Jateng maka petani dapat mencukupi kebutuhan ternaknya. Bunga kredit KUR di Bank Jateng merupakan paling rendah di seluruh indonesia yaitu sekitar 7% dibandingkan bunga KUR di BI yang mencapai 12%,”tandasnya.

Ketua Peternak Unggas Kabupaten Kendal, Sutrimo mengatakan, dari ribuan peternak unggas di kabupaten kendal khususnya mengeluhkan dengan keterbatasan pakan ternak yang juga membuat harga pakan menjadi tinggi.

“Keterbatasan pakan tetnak di akhir-akhir ini membuat harga pakan menjadi sangat mahal dan para petani mengalami kesulitan. Sedangkan kami mempunyai ribuan ternak yang harus diberi pakan agar dapat terus berpoduksi,” keluhnya.(eko)