Siswa di Lamongan Ujian di Tengah Banjir

Suasan salah satu ruang kelas di MTs Khozainul Ulum Bojoasri yang sedang melaksanakan UTS di tengah banjir. Foto:omdik_kanalindonesia

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Bencana Banjir kembali melanda wilayah Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Selain merendam akses jalan dan rumah, banjir juga merendam 7 lembaga pendidikan. Akibatnya siswa terpaksa melaksanakan Ujian Tengah Semester di tengah banjir.

Sudah empat hari terakhir MTs Khozainul Ulum di Desa Bojoasri Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan terendam banjir.
Banjir akibat luapan sungai Bengawan Jero tersebut telah merendam 4 ruang yang sedang digunakan siswa ujian tengah semester.

47 Siswa kelas IX mulai Senin (12/3/2018) pagi mengikuti Ujian Tengah Semester. Siswa terpaksa melaksanakan ujian di dalam ruangan yang terendam banjir karena tidak memiliki ruangan lain yang bebas banjir.

Menurut Farida Ulbaria, salah satu siswa mengatakan bahwa dia merasa sulit berkonsentrasi saat mengisi lembar ujian, hal itu dikarenakan banjir yang merendam membuat kakinya kedinginan dan juga gatal-gatal.

Sementara itu Wakil Kepala MTs. Khozainul Ulum Bojoasri, Hasan Qomari mengatakan pihaknya berharap Pemerintah kabupaten Lamongan untuk segera membantu meninggikan lantai Madrasah. Hal ini guna mengantisipasi masuknya banjir ke dalam ruang kelas.

MTs. Khozainul Ulum Bojoasri merupakan lembaga pendidikan yang satu komplek dengan MI, dan SMA serta Taman Kanak-Kanak. Setiap tahunnya kalau ketinggian air bertambah maka lembaga pendidikan tersebut beberapa ruangannya pasti terendam.

Sementara itu Kasi Trantib Kecamatan Kalitengah, Satolan menjelaskan bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Kalitengah dalam satu minggu terakhir ini sudah merendam 7 lembaga pendidikan mulai dari PAUD, TK/RA, SD/MI, SMP/MTs,hingga Sekolah Menengah Atas.(omdik/fer)