Ayo Naik Bus Gratis Pergi Ke sekolah

ruang pengendalian kemacetan Dishubkominfo kota kediri

KANALINDONESIA.COM : Tekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan para pelajar, Pemerintah Kota (pemkot) Kediri, melounching 3 bus, untuk pelajar dan mahasiswa yang mulai beroperasi diwilayah Kota Kediri, Rabu (07/09/2016).

Keberadaan bus yang diberi nama trans info ini, diharapkan bisa dimanfaatkan anak-anak sekolah dan mahasiswa saat pergi dan pulang sekolah, serta ke kampus.

Untuk tahap awal, tiga bus tersebut, akan menempuh jalur yang berbeda. Untuk bus pertama dengan Trayek, mulai Terminal Tamanan – Jalan Semeru -Jalan Penanggungan – Jalan Kawi – jalan Ahmad Dahlan – SMPN 6 – Mrican – Dermo – jalan Merbabu.

Kemudian, untuk bus kedua dengan trayek pasar Bawang – simpang empat Betet- SMPN 5 – jalan Akasia – jalan Mauni – jalan DI Panjaitan – jalan Kapten Tendean (pom bensin) – SMPN 2 – simpang empat Baruna – jalan Brigjend Katamso – jalan Urip Sumoharjo – jalan Sersan Sudarmaji (SMAN 4).

Baca:  ASN Gresik, Jika Terlambat Tunjangan Terancam

Untuk bus ketiga, dengan trayek, terminal Tamanan – jalan Semeru – jalan Agus salim – jalan Bandar ngalim – jalan Urip Sumoharjo – jalan Perintis kemerdekaan – jalan Supersemar – STAIN – simpang tiga SMAN 6 – jalan Kapten Tendean (Blabak) Pesantren Kota Kediri.

Walikota Kediri Abdullah Abubakar mengatakan, diharapkan dengan adanya bus angkutan untuk pelajar dan mahasiswa di Kota Kediri, dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar. “Harapan kami, anak-anak sekolah tidak lagi membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Selain membahayakan, mereka juga belum mempunyai SIM,” ujarnya.

Saat ini armada bus sengaja hanya untuk melayani pelajar dan mahasiswa. Namun, kedepan pihaknya juga akan berencana meluncurkan armada bus untuk masyarakat umum. “Kedepannya akan ada Bus sendiri untuk masyarakat umum,” ujarnya.

Baca:  TC Jatim Minta KPK Ambil Alih dan Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi yang Melibatkan Bupati Mojokerto

Selain meluncurkan bus gratis bagi pelajar dan mahasiswa, walikota Kediri Abdullah Abu Bakar juga mengapresiasi dinas perhubungan yang meluncurkan Program trans info. Sebab, aplikasi trans info ini bisa mengetahui jalanan di Kota Kediri mengenai kemacetan atau memutar langsung CCTV. “Masyarakat bisa mengakses langsung didaerah mana yang macet. Karena ini juga bagian dari layanan The Service City,” ujarnya. (G.marmoyo)