Kejari Mojokerto Musnahkan Puluhan Ribu Butir Pil Doble L dan Puluhan Dus Kosmetik Palsu

KANALONDONESIA.COM : Kejari Mojokerto memusnahkan barang bukti dari berbagai perkara sejak tahun 2014. 50.625 butir pil double L dan 43 dus kosmetik palsu serta ilegal yang perkaranya sudah mendapatkan putusan hakim (red : inkracht) dimusnahkan tanpa tersisa.

Kepala Kejari Mojokerto, Ery Eriansyah Harahap memaparkan, semua barang bukti dari gudang penyimpanan dikeluarkan setelah semua perkara diputuskan di Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto.

Total perkara ada 20 kasus, mulai narkotika dan kesehatan. “Semua barang bukti ini dari perkara 2014 sampai 2016 ini,” ungkapnya.(8/9/2016)

Barang bukti yang dimusnahkan itu terdiri atas 89 ponsel, pil double L sebanyak 50.625 butir, kosmetik 43 dus, pil ineks 64 butir, sabu sebanyak 23,502 gram, ganja sejumlah 79,76 gram, uang palsu 9 lembar dan minuman keras (miras) 53 botol.

Baca:  4 Pengedar Sabu di Jombang, Dicokok Polisi

Barang bukti yang dimusnahkan dengan dibakar terutama adalah pil double L, pil ineks, sabu dan ganja. Sedangkan barang bukti yang diratakan adalah ponsel, kosmetika dan miras.

 “Pemusnahan barang bukti ini memang sudah ada perintah dari PN,” ujarnya.

Disinggung terkait barang bukti kosmetik yang dimusnahkan, dia mengurai bahwa semua jenisnya tak memenuhi syarat farmako atau palsu. Ada enam perkara dari barang bukti ini, dimana semua pelaku adalah pengedar kosmetika palsu.

“Para pelaku punya gudang penyimpanan dan menjual kosmetika palsu itu,” katanya.

Sedangkan untuk jenis sabu dan ganja, para pelaku adalah usia produktif atau berusia 20-30 tahun. Jika dilihat dari jenis pekerjaan, sebagian besar pelaku adalah karyawan swasta dan mereka kesemuanya adalah para pengguna aktif. “Mereka adalah pengguna narkoba,” pungkasnya.(elo)

Baca:  Bekuk Pengedar Pil, Polisi Amankan 3311 Pil Dobel L