Edarkan Pil Koplo di Terminal, Warga Jombang Dicokok Polisi

KANALINDONESIA.COM : Satuan Reserse dan Narkoba ( Satreskoba ) Polres Jombang menangkap seorang pengedar pil koplo jenis dobel L di terminal bus Kepuhsari. Pengedar barang haram ini, bernama MA (21), warga Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

“Pelaku kita jebloskan dalam sel tahanan. Selain itu, kita juga mengembangkan kasus ini guna mengungkap jaringan di atasnya,” ujar Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang Iptu Dwi Retno Suharti.(08/09/2016).

Retno memaparkan kronologi, penangkapan MA bermula dari laporan masyarakat yang mulai resah. Yaitu, tentang maraknya peredaran butiran barang haram yakni pil koplo jenis dobel L di sekitar Terminal Kepuhsari Jombang. Dari informasi masyarakat yang resah itu, polisi melakukan penyelidikan.

Baca:  Usai Mengambil Nomor Urut, Tiga Paslon Pilbup Jombang Mendapatkan Walpri

Selanjutnya, dari penyelidikan dilapangan oleh anggota kepolisian, muncul nama MA yang diduga kuat sebagai pengedar pil koplo di area terminal bus tersebut. Nah, saat pelaku mondar-mandir di depan terminal, petugas pun mencokoknya.

MA kaget dan sempat mengelak dari tudingan petugas. Namun ketika dilakukan penggeledahan, warga Desa Kepuhkembeng ini tidak bisa berkutik. Karena petugas menemukan sejumlah barang bukti pil koplo jenis dobel L. MA akhirnya hanya pasrah ketika digiring ke kantor polisi.

“Dari tangan pelaku, kita menyita pil double L sebanyak 51 butir. Sebuah ponsel dan uang tunai Rp 50 ribu. Sekali lagi, kasus ini kami kembangkan lagi,” pungkas Retno.(elo)