Hidayat Nur Wahid : Prihatin Atas Terungkapnya CalHaj Gunakan Paspor Ilegal Filipina

KANALINDONESIA.COM : Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menyatakan keprihatinannya atas terungkapnya ratusan WNI yang menggunakan paspor ilegal Filipina.

Sebagaimana diungkap Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly bahwa ada 500-700 WNI yang sedang menunaikan ibadah haji di Arab Saudi dengan menggunakan paspor Filipina.

“Jadi, harus ada ketegasan dari pemerintah untuk menyelesaikan masalah lamanya daftar tunggu (waiting list) haji bagi calon jamaah Indonesia. Salah satunya adalah dengan memetakan negara mana saja yang kuota hajinya tak terpakai sepenuhnya. Misalnya negara-negara dengan minoritas muslim,” tegas Ketua Majelis Tahkim PKS itu pada wartawan di Gedung DPR RI Jakarta, Kamis (08/09/2016).

Sebab, kalau banyak yang tidak terpakai kata Hidayat, kenapa tidak bisa dipakai untuk Indonesia yang daftar tunggunya sampai 20 tahun?

Baca:  Cegah Isu Penculikan Anak, Ini yang Dilakukan Kapolsek Prenduan Sumenep

Untuk itu, sebaiknya dibagi secara legal dengan negara yang membutuhkan.

“Secara hukum agama mungkin tidak masalah, selama tidak ada pemalsuan dokumen, paspor dan lainnya,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah diminta melakukan advokasi untuk 177 WNI calon haji yang menggunakan paspor Filipina tersebut.

Pada prinsipnya menurut Hidayat, mereka itu tak berniat jahat untuk memalsukan dokumen, melainkan terbujuk menggunakan kesempatan yang ada.

“Mereka pikir itu tidak berdampak apapun, ternyata bermasalah hukum,” pungkasnya.

ZAL