Polres Trenggalek Tindaklajut Inovasi layanan bagi Orang Terlantar

KANALINDONESIA.COM, TRENGGALEK: Dikutip beberapa media, Kepala SPKT Polda Jatim AKBP Andre J Manuputty , peluncuran aplikasi SKOT daring pada Oktober 2017 yang lalu,  merupakan salah satu inovasi dari Polda Jatim dalam rangka menindaklanjuti dan memberikan pelayanan kepada orang terlantar khususnya di wilayah Jatim.

Menindak lanjuti aplikasi SKOT Polda Jatim tersebut, yang juga inovasi terbaru tentang penanganan orang terlantar, Polres Trenggalek menginisiasi dengan kerjasama pada  Dinas sosial, Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A), Dinas perhubungan dan Korsatpel terminal type A Surodakan Trenggalek yang dituangkan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU).

Penandatanganan MoU kerjasama penanganan orang terlantar di Kabupaten Trenggalek ini berlangsung di Aula Rupatama Mapolres Trenggalek.

Baca:  3 Pengusaha Muda Kendal, Terima Program WMP Kemenpora

“ Penanganan orang terlantar tidak bisa dilakukan secara parsial. Melainkan diperlukan sinergitas antar instansi, sehingga penyelesaiannya lebih komprehensif,’’ ucap Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, Selasa (27/3/2018).

Dijelaskan, penandatanganan MoU ini merupakan tindak lanjut dari penerapan aplikasi SKOT Polda Jatim yang merupakan inovasi terbaru dalam hal penanganan orang terlantar.

“ Nantinya setiap orang terlantar baik di terminal, di jalan maupun tempat lainnya akan kita bantu sesuai dengan mekanisme yang dibangun melalui MoU,’’ terangnya.(put)