PT KAI Daops VIII Surabaya Lepas Kereta Barang Pengangkut Peti Kemas

KANALINDONESIA.COM :  PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional 8 Surabaya, hari ini, Jum’at (9/9/2016) melepas perjalanan perdana KA Barang mengangkut peti kemas dari stasiun Indro Gresik menuju Jakarta.

Sejak tahun 2009 stasiun Indro telah lama tidak difungsikan hingga akhirnya dilakukan reaktivasi untuk mendukung kemudahan angkutan logistik.
Bambang Eko Martono Direktur Komersial PT KAI, pengaktifan kembali jalur lama yang sebelumnya tidak fungsikan atau reaktivasi sebagai upaya mendukung sistem logistik nasional. Selama ini diakui Bambang sistem logistik masih terpusat belum menyebar.

“Selama ini kalau melakukan pengiriman dari Surabaya dulu baru ke Jakarta, kalau dari sini ( Gresik) kan lebih enak, biaya akan lebih murah,” ungkap Bambang disela pelepasan KA barang perdana di Stasiun Indro Gresik, Jawa Timur Jum’at ( 9/9/2016).

Selain di wilayah Daop 8, reaktivasi juga dilakukan di daerah lainnya. Bambang menyebut misalkan saja di Daop IV, nantinya ada keberangkatan baru dari Brumbung, Jakarta kemudian selanjutnya ke Semarang Poncol.

Baca:  Peci Berlogo Semen Indonesia

“Dan nanti itu bisa ke Surabaya atau Jakarta,” terangnya.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Gatut Sutiyatmoko, menjelaskan dengan reaktivasi yang dilakukan diharapkan dapat mengurai kemacetan di jalan raya, terlebih Gresik merupakan daerah yang padat.

“Gresik selain membutuhkan transportasi darat, juga membutuhkan transportasi KA. Ini sekaligus dapat mengurai kemacetan. Ini juga keinginan Pak Bupati Gresik Sambari Halim, terangnya.

Untuk KA logistik dari stasiun Indro kata Gatut tahap awal terdapat 30 gerbong petikemas atau setara 60 teus yang akan Pulang Pergi Gresik-Jakarta. Richmaunt Agro Chem, menjadi perusahaan pertama yang mengirimkan pupuk dan bahan baku pupuk ke Gresik dan dari luar Gresik.

Baca:  Pengusaha Salon Merasa Menjadi Korban Asuransi Prudential

“PT Richmaunt yang pertama kali menjalankan prodaknya melalui angkutan peti kemas,” urainya.

Kedepan Gatut mengatakan bukan tidak mungkin dengan dibukanya stasiun Indro akan terkoneksi dengan pelabuhan Gresik, dan bisa dimanfaatkan sebagai angkutan penumpang.

Agar konektivitas dengan pelabuhan dapat berjalan, Gatut mengaku PT KAI telah menjalin komunikasi intens dengan Pemkab Gresik. Namun ada kendala yang memang harus mendapatkan jalan keluar salah satunya pembebasan lahan.

“Ya tergantung koordinasi PT KAI dengan Pemkab Gresik terkait langkah-langkap apa yang ditempuh, karena itu harus melakukan penertiban rumah warga, sebab jaluk yang terkoneksi dengan pelabuhan itu sudah berdiri rumah warga,” paparnya.

Sementara itu Ali Safek Presiden Direktor Richmaunt Agro Chem menjelaskan dengan dioptimalkannya KA logistik dapat merubah pergerakan sarana transportasi dari yang semula menggunakan truk kini beralih ke KA.

Baca:  Manajemen PT. JIEP Nobar Film Gundala Bersama Media

Selain di Daop 8, beberapa Industri diakui Ali juga telah memanfaatkan KA logistik.

“Di daerah lain seperti PT Timur Raya, PT ROM Solo itu bergerak dibidang pupuk sepakat untuk ikut. Ada perusahaan transportasi yang menyatu dengan kita sepakat mendevelop semen dan bahan baku semen,” paparnya.

Sebelum dioperasionalkan pada awal bulan (1/9/2016) PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan uji coba jalur Kereta Api barang Jakarta – Gresik, Jawa Timur

Pada uji coba terakhir ini, Kereta Api barang membawa 30 rangkaian Gerbong Petikemas berisi barang dari Jakarta yang sedianya akan berhenti Stasiun Kalimas Surabaya, namun diujicobakan berhenti sejenak di Stasiun Indro, Kecamatan Kebomas.(lan)