Miras Masih Mendominasi Tindak Pidana Kriminal

KANALINDONESIA. COM,  KEDIRI: Untuk mengantisipasi tindak pidana kriminal diwilayah hukum Polresta Kediri , Satuan Sabhara Polresta Kediri gencar melakukan Razia miras diwarung remang remang, rumah karaoke yang ada diwilayah Kota Kediri .
Dari hasil razia pada Bulan februari hingga Maret 2018 satuan Sabhara Polresta Kediri telah menindak puluhan tindak pidana ringan ( tipiring ) pada penjual miras , dengan barang bukti ratusan botol miras.
Dari data yang diperoleh media menyebutkan :
1. Sat sabhara jumlah 33 LP
2. Polsek kota jumlah 14 LP
3. Polsek Mojoroto jumlah 13 LP
4. Polsek Pesantren jumlah 16 LP
5. Polsek Mojo jumlah 12 LP
6. Polsek Semen jumlah 10 LP
7. Polsek Banyakan jumlah 13 LP
8. Polsek Grogol jumlah 13 LP
9. Polsek Tarokan jumlah 11 LP
Dan Total jumlah laporan yang masuk pada Polresta Kediri berjumlah 132 kasus.

Baca:  Sebar Foto Bugil Kekasih di Medsos, Ini Pengakuan Arief Junaedi Saat Disidang

Sementara barang bukti yang berhasil disita 312 botol arjo isi @600 ml, 35 botol arjo isi @ 1500 ml, 19 botol vodka, 10 botol mansion, 22 botol kuntul, 45 botol bir bintang, 25 botol guinness,16 botol anggur.

Dari keterangan Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi mengatakan, “dari sekian kasus penjualan miras, pelaku telah dikenai tindak pidana ringan untuk pelaku penjual miras . ” Penjual terkena denda sesuai perda kota Kediri 500 ribu s/d 3 jt tergantung vonis hakim,” kata Kapolresta

Lebih lanjut Kapolresta menjelaskan, tindak pidana kriminal yang ada diwilayah hukum Polresta Kediri kebanyakan akibat menenggak miras pelakunya ,

“Dari beberapa kasus yang ada saat ini , kebanyakan habis minum miras” kata Kapolresta

Baca:  Data Sains, Dasar Pengambilan Kebijakan Penanganan Covid-19

Sementara untuk willayah administrasi yang masuk Kabupaten Kediri, dalam Perdanya ada hukuman kurungan penjara dengan percobaan 1 bulan sampai 3 bulan.

“Hukuman percobaan adalah hukuman penjara yang tidak dijalani di lembaga pemasyarakatan, tetapi selama dalam masa percobaan itu terpidana tidak boleh melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum, apabila dalam masa percobaan itu terpidana melawan hukum, hukuman yang diterimanya harus dijalani di lembaga pemasyarakatan,”pungkas Kapolresta .

Untuk diketahui , dari sekian banyak kasus penjualan miras di wilayah kota Kediri maupun kabupaten Kediri telah banyak korban overdosis karena Miras oplosan dan juga miras buatan sendiri .
Dan dari data yang dimiliki media diwilayah kota Kediri hanya ada 8 Toko dan Hotel yang mempunyai ijin menjual miras yang berpita cukai.
(Gendut marmoyo)

Baca:  Yon Armed 12 Kostrad Bantu Korban Bencana Pacitan