Paslon Walikota Kediri No Urut 1 Mangkir Dari Panggilan Panwas

KANALINDONESIA. COM,  KEDIRI: Pasangan Calon walikota dan wakil walikota Kediri no urut 1 , yang diduga menyalahi aturan UU no 10 /2016 tentang Kampanye , dan dugaan sementara Paslon no urut 1 melakukan kampanye dirumah ibadah , namun saat dipanggil oleh Panwas kota Kediri baik Saksi Maupun Paslon tidak hadir alias Mangkir.

Mansur Komisioner Panwaslu Kota Kediri dalam keteranganya membenarkan dengan mangkirnya Paslon maupun Saksi yang dipanggil untuk klarifikasi atas temuan Panwas tersebut .” Sudah sejak Selasa kemarin kita luncurkan surat panggilan pada saksi dan juga Paslon ,namun tidak ada yang hadir ” ungkap Mansur saat dihubungi melalui telepon selulernya Kamis 29/03

Lebih lanjut Mansur menjelaskan , mulai hari Selasa kemarin 27/03 proses klarifikasi memang hanya satu saksi yang hadir yang memenuhi panggilan Panwas , dan Rabu juga tidak ada yang hadir dan hari ini tadi Kamis 29/03 pihak panwas juga telah mengirim surat panggilan pada Paslon namun ditunggu hingga 09 .30 tidak hadir .” Sepertinya Paslon dikondisikan tidak hadir pada panggilan panwas hari ini ” kata Mansur

Baca:  Melalui Kesenian Gajah-Gajahan, DPC Perindo Sukorejo Ponorogo Perkenalkan Kepada Masyarakat

Dan untuk menindak lanjuti panggilan tersebut pihak panwas akan ke lapangan melakukan klarifikasi ke saksi ” panwas akan mendatangi saksi dan juga Paslon untuk klarifikasi ditempat” kata Mansur

Pihak Panwas sendiri tidak bisa jemput paksa karena terbentur aturan bilamana Saksi dan Paslon mengabaikan Panggilan dari panwas .” Kelemahan panwas tidak bisa memanggil secara paksa karena diregulasi aturan tidak ada ” kata Mansur

Mansur juga menambahkan , jika ada bukti komplit dan juga memenuhi unsur bisa masuk pidana apa yang dilakukan oleh Paslon , karena sesuai UU tempat ibadah dan juga tempat pendidikan dilarang untuk kampanye, Dan yang sudah dilakukan oleh Paslon no urut 1 tersebut adalah temuan Panwaslu kota Kediri .

Baca:  Kementerian Perindustrian Dorong Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Tumbuhkan Santripreneur Di IKM

Dan hingga berita diturunkan pihak Paslon no urut 1 belum memberikan keterangan dan terkesan menutup diri saat dikonfirmasi Media baik ketua pemenangan yaitu Oing Abdul Muid dan juga Gus Aiz Calon walikota Kediri .

Untuk diketahui , pada berita sebelumnya dituliskan jika Paslon no urut 1 beberapa waktu lalu tepatnya 18 Maret ,diduga telah melakukan kampanye di Musholla yang ada di kelurahan Bandar Lor kecamatan Mojoroto kota Kediri dengan membagikan Bahan Kampanye berupa Kalender dan juga stiker. (Gendut marmoyo )