Imaba Gelar Unras Tandingan Mendukung Pelantikan 142 Pejabat Pemkab Bangkalan

KANALINDONESIA.COM,BANGKALAN: Puluhan maha siswa yang mengklaim  dari Ikatan Mahasiswa Bangkalan (Imaba) menggelar unjuk rasa (untas) tandingan merndukung pelantikan 142 pejabat dilingkungan Pemkab Bangkalan ke kantor Bupati Bangkalan dan BKPSDA Bangkalan.

“Walaupun UU Pilkada no.10/2016 menyebutkan kepala daerah tidak boleh melakukan mutasi jabatan 6 bulan sebelum pilkada. Tapi masalah itu terbantahkan dengan UU Otoda,” tangkis korlap aksi Imaba, Amas, Senin, (2/4/2018).

Amas menambahkan, saat ini UU Pilkada sudah tidak relevan lagi dipakai sebagai rujukan. Temasuk sebagai dasar dalam mengambil  aebuah keputusan. Apalagi mantan Bupati Bangkalan Momon tidak mencalonkan diri pada pilkada serentak Bupati Bangkan 2018.

“142 pejabat yang dilantik tanggal 23 Februari 2018  tetap syah. Kami berharap Pejabat Bupati Bangkalan tidak perlu menghiraukan surat Mendagri,” pekik Amas.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Setda Bangkalan, Ismed Efendi yang mewakili Pejabat Bupati Bangkalan. Menerima semua aspirasi yang disampaikan Imaba tersebut.

“Semua usul mahasiswa akan saya sampaikan kepada Pejabat Bupati. Maaf saat ini beliau tidak bisa menemui mahasiswa karena tugas ke Surabaya,” pungkas Ismed singkat.

Sekedar diketahui, unras tandiingan ini sebagai jawaban atas unras yang dilakukan 7 aktivis senior sebelumnya yang menuntut 142 pejabat dilingkungan Pemkab.Bangkalan yang dilantik Bupati Momon dibatalkan karena dinilai cacat hukum. (yans).