Muh Yani: Kasus OTT PTSL Desa Ngunut Bukti Kejari Ponorogo Ceroboh dan Terburu-Buru

Koordinator LSM 45 Muhammad Yani

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) 45 Muhammad Yani menilai Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kades, Plt Sekdes, dan satu warga Ngunut dalam kasus dugaan pungli Pendaftaran Tanah Sistemtik Lengkap (PTSL) merupakan bukti bahwa Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo ceroboh dan terburu-buru.

“Kejaksaan sangat ceroboh dalam kasus OTT PTSL yang menimpa Kades Ngunut ini,”ucap Muh Yani.

BACA JUGA: Kasus OTT Prona, Ratusan Perangkat dan Kepala Desa Gruduk Kantor BPN Ponorogo

Dikatakan Muhammad Yani, bahwa aksi penggerebekan OTT, juga bentuk bahwa Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tidak konsekwen dengan MoU yang sebelumnya telah disepakati, yaitu MoU antara Kejaksaan Agung dan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi(Kemendes PDTT) terkait dengan PTSL dan MoU antara kejaksaan, kepolisian dengan bupati. Dimana dalam MoU antara Kemdes PDTT dengan Jaksa Agung disepakati jika ada laporan atau pengaduan dari masyarakat maka kasus diserahkan terlebih dahulu kepada Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

“Artinya pihak Kejaksaan tidak boleh serta merta langsung melakukan tindakan hukum,”tegasnya.

BACA JUGA: Kejari Ponorogo Hentikan Kasus OTT PTSL

Muhammad Yani menduga pihak Kejari Ponorogo terburu-buru, sehingga berakhir dengan kecerobohan. Pasalnya Kajari Ponorogo baru bertugas di Ponorogo satu hari tapi langsung OTT.

Tak hanya itu, menurut Muh Yani kasus OTT tersebut juga sangat singkat prosesnya, sehingga hanya dalam waktu 5 hari Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo atas perintah dari Kajati Jatim Maruli Hutagalung saat melakukan kunjungan kerja di kantor Kejari Ponorogo resmi mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (Sp3) dalam perkara PTSL di Desa Ngunut, Kecamatan Babadan, Ponorogo.

Selain itu, akibat adanya OTT tersebut telah menimbulkan gelombang aksi unjuk rasa besar-besaran dari ratusan kepala desa dan perangkat desa se Kabupaten Ponorogo.(KI-01)