Ra Hasani Perkenalkan Paslon B3  Ke Masyarakat Morumbuh

BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM: KH Hasani Zubair yang akrab di panggil Ra Hasani, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Kholil, Demangan Barat, Kecamatan Bangkalan Kota Kabupaten Bangkalan Jatim, selaku Ketua Team Pemenangan dari pasangan calon (Paslon) Nomor urut satu (1) Faridz Alfauzi-Sudarmawan, dalam Pilkada serentak 2018. Memperkenalkan calon bupati dan wakil bupati kepada masyarakat Morumbuh, Kecamatan Kwanyar – Bangkalan, Kamis (5/4/2018).

Ra Hasani dihadapan ribuan masyarakat Morumbuh Kwanyar berharap agar  sebelum memilih calon bupati dan wabup Bangkalan yang akan datang, Terlebih dahulu harus mengenal lebih dekat  calon pemimpinnya.

“Kenali latar belakang dan pengalamannya, mengetahui apa yang akan mereka kerjakan, kami datang bersilaturrahim ini dalam rangka memperkenalkan kepada bapk dan ibu siapa calon terbaik pemimpin Bangkalan ke depan,” papar Ra Hasani.

Pada kesempatan itu, Calon Bupati Farid Alfauzi didampingi calon wabup Sudarmawan menyampaikan, pihaknya akan berkometmen untuk membersihkan birokrasi dari praktek- praktek korupsi yang menyebabkan buruknya kualitas pembangunan serta buruknya pelayanan publik.

“Dibidang kesehatan Farid akan melakukan revolusi pelayanan kesehatan karena ini paling banyak di keluhkan oleh masyarakat Bangkalan dan di bidang pertanian kami akan meningkatkan hasil produksi pertanian dengan memperbaiki sarana dan prasarana pertanian sehingga dapat membangkitkan pendapatan para petani,” paparnya.

Sementara itu, ketua team kampanye Maskuri Khalil menyampaikan, panita sempat kewalahan karena membeludaknya masyarakat yang datang, dari kapasitas tempat dan konsumsi yang menampung 750 orang yang datang hampir 2 kali lipatnya sehingga meluber kejalanan.

Masyarakat semakin penasaran dengan sosok Paslon Faridz Alfauzi dan Sudarmawan. Karena di samping visi misinya yang banyak menyentuh persoalan dasar masyarakat Bangkalan, Paslon nomor 1 ini juga sempat d halang-halangi pada minggu yang lalu saat mau hendak menggelar kampanye di desa Motumbuh ini, pungkasnya. (yans)