Kapolres Pacitan Melepas Kembali 3.359 ekor Barang Bukti Benur Ke Laut Lepas

Kapolres Pacitan AKBP Setyo Koes Heriyatno saat menabur kembali bebur

PACITAN, KANALINDONESIA. COM: Setelah Satreskrim Polres Pacitan menetapkan PL sebagai tersangka dari 13 pelaku penyelundupan benih Lobster (Benur) pada Rabu (04/04/2018) kemarin, polisi langsung menggelar press release dan menebar benur kembali kehabitatnya diwilayah Teluk Tamperan.

Pelepasan benur ke pantai dipimpin langsung oleh AKBP Setyo Koes Heriyatno Kapolres Pacitan dan disaksikan Yudi Sumbogo Wabup Pacitan, Kepala Dinas UPT Kelautan dan Perikanan Propinsi Ninik Sumbogo serta jajaran Polairut Pacitan.

1 tersangka yang saat ini menjalani pemeriksaan berinisial PL, dimana dalam kasus tersebut berperan sebagai pengepul benih lopster (Benur).

“Awalnya kami telah menangkap 13 pelaku yang diduga sebagai penyelundup benur. Setelah ke 13 pelaku tersebut kami mintai keterangan satu persatu, ternyata 1 pelaku adalah bandar (pengepul). Untuk itu kami menetapkan 1 tersangka,” jelas Kapolres Pacitan, AKBP Setyo Koes Heriyatno.

Masih menurut Kapolres, 12 nelayan lainya diperbolehkan pulang, “mereka hanyalah korban dari sang pengepul dengan iming-iming harga tinggi. Untuk itu diharapkan masyarakat jangan sampai mengulangi perbuatan tersebut, masih banyak pekerjaan lainnya yang bisa mencukupi kebutuhan keluarga, jangan berbenturan melanggar UU,” itu harapan Kapolres.

Dari tangan tersangka polisi berhasil menyita barang bukti Benur berkisar 3.359 ekor benur dan peralatan tangkap serta uang sejumlah Rp 15 juta dari sang pengepul.

Sementara Wakil Bupati Pacitan Yudi Sumbogo, juga berharap kepada masyarakat para nelayan Pacitan,”jangan sampai terulang kembali dengan kejadian yang baru saja terjadi pada nelayan Tawang, dan ini menjadi evaluasi bagi Pemkab Pacitan untuk mengadakan sosialisasi dan adanya pendampingan terhadap para nelayan,  diharapkan para nelayan kembali ke habitatnya sebagai nelayan ikan kembali,” pungkasnya. (Bc)