Coba Mencuri di Teras BRI, Empat WNA Asal Iran di Amankan

Petugas BRI Sukodadi saat dimintai keterangan seputar percobaan pencurian oleh empat orang WNA. Foto:omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM: Empat Warga Negara Asing (WNA) Berkewarganegaraan Iran, pada Jum’at (6/4/2018) siang kemarin, hampir diamuk massa karena berusaha memcuri uang dari Unit Bank Teras BRI tepatnya di Pasar Sukodadi Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan.

Kejadian bermula ketika keempat WNA tersebut, turun dari sebuah mobil Grand Livina bewarna putih dengan nomor Polisi B  atau berasal dari wilayah Jakarta. Mereka lalu masuk ke dalam kantor unit, sementara kedua WNA wanita mendekati tleler Bank dan mengatakan ingin melakukan penukaran uang asing yang mereka miliki menjadi pecahan rupiah 50 ribuan. Entah karena tidak menguasai bahasa asing, tleler itu memberikannya pecahan rupiah 10 ribuan namun kedua WNA itu menolaknya.

“Mereka menolak ketika saya berikan pecahan uang 10 ribuan. Tapi mereka menunjuk pecahan uang 100 ribuan,” ungkap Penjaga Tleler, Sintia, kepada awak media.

Belum selesai melakukan transaksi, tiba-tiba rekan Sintia yang baru keluar dari ruangan belakang, menanyakan keberadaan uang yang ada dikotak di belakangnya dengan jumlah yang tinggal sedikit. Pada saat itulah, dirinya sadar jika ada yang mengambil uang tersebut dari tempatnya.

“Teman saya yang ngasih tahu, dia kaget dan tanya kepada saya karena uang yang di kotak tinggal sedikit. Seketika itu saya curiga dengan 2 WNA laki-laki itu yang secara diam-diam masuk kedalam ruang tleler dan mengambil uang-uang itu pada saat saya fokus melayani  2 WNA wanita tersebut,” lanjut Sintia.

Merasa panik, Sintia pun langsung berteriak meminta pertolongan, hingga rekan-rekan sintia yang lain dengan dibantu warga, datang dan menangkap orang-orang asing itu. “Saya langsung teriak minta tolong. Dan untung saja teman-teman dan warga segera datang dan menangkap mereka,” terusnya.

Namun sayangnya, seorang WNA laki-laki berhasil kabur ke arah timur dengan menggunakan mobil yang ia kendarai sebelumnya yang diparkir di depan BRI unit tersebut. Sementara itu,  ketiga WNA lainnya yang berhasil tangkap dan diserahkan ke Mapolres Lamongan bersama sejumlah barang bukti uang sebesar 6.300.000 rupiah yang mereka ambil dari kotak tleler. Belum ada informasi dari Kepolisian terkait identitas WNA-WNA itu.

Untuk mengembangkan penyelidikan, Polres Lamongan berusaha menggali informasi dari para pelaku. Namun dari informasi yang dihimpun, karena terkendala bahasa maka Polres Lamongan mendatangkan ahli bahasa untuk bisa membantu dalam penyelidikan tersebut.(omdik/fer)