Ditjen Peradilan Agama Salurkan Dana Cerai ke Baznas

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama secara resmi menyalurkan dana cerai atau Iwadh kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Penandatangan Nota Kesepahaman tentang Penghimpunan Dana Iwadh ini ditandatangani langsung oleh Dirjen Badan Pengadilan Agama, Dr. H. Abdul Manaf, MH dan Deputi Baznas Arifin Purwakananta di gedung Sekretariat Mahkamah Agung RI, Jakarta.

“Dulu pada saat saya masih di daerah, uang iwadh itu disetorkan ke Badan Kesejahteraan Masjid. Sebelumnya juga, uang-uang Iwadh ini telah kita pergunakan untuk lingkungan sekitar yg membutuhkan bantuan supaya bermanfaat dan bukan untuk maksiat atau berfoya-foya,” ujar Dirjen Badan Pengadilan Agama, Dr. H. Abdul Manaf, MH, usai penandatanganan nota kesepahaman di ruang Sidang Ditjen Badilag, Sekretariat Mahkamah Agung RI, Jakarta, Jumat (06/4/2018).

Ia menuturkan untuk mengoptimalkan kepada para pelaksana agar setiap meyampaikan laporan bulanan yang berkaitan dengan perkara dan menyisirkan juga laporan pengiriman panggilan.

“Saya akan menginformasikan ke petugas daerah bahwa mulai sekarang ini pengelolaan uang Iwadh penyeteronnya nanti sudah tersedia nomor rekeningnya disalurkan ke Baznas,” kata H. Abdul Manaf.

Sementara itu, Arifin Purwakananta selaku Deputi Baznas, mengungkapkan pihaknya akan  mendorong Ditjen Badan Peradilan Agama untuk ikut ambil bagian menjadi relawan Baznas dalam menyelesaikan permasalahan umat yang ada di lingkungan sekitar.

“Iwadh adalah dana yang diakibatkan karna proses penceraian. Saya menduga diantara berbagai kasus penceraian itu terdapat permasalahan ekonomi. Olrh karena itu Baznas merencanakan dana yang akan di himpun dari dana Iwadh akan dimanfaatkan sebagiannya untuk kembali kepada permasalahan ekonomi umat,” jelas Arifin.

Arifin menambahkan, pihaknya membuka ruang seluas-luasnya kepada media untuk mengakses Baznas dan membuka ruang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mengakses program-program Baznas.

“Tahun lalu dana yang terkumpul di Basnas naik 43%. Ini menandakan kepercayaan publik kepada Baznas tinggi dan yakin dengan zakat, sehingga masyarakat akan bisa bahagia,” tutur Arifin. @Rudi