DPRD Trenggalek Ingatkan Tim Perencanaan Lebih Cermat Dalam Membuat Kegiatan

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek ingatkan rencana kegiatan yang bersumber dari APBD untuk cermat dan mengedepankan efektifitas dan asas yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

’’Selain tepat sasaran, asas manfaat harus menjadi skala prioritas sehingga benar –benar berguna bagi masyarakat, “ terang Sumarno, anggota komisi III DPRD Kabupaten Trenggalek, Selasa (10/04).

Menurutnya, banyak kegiatan yang terkadang kurang berpihak kepada masyarakat karena kurang cermatnya tim perencana sehingga hasil dari kegiatan tidak ada efek domino yang benar – benar bisa dirasakan. ”Harus ada sinkronisasi antara anggaran yang ada dengan jenis pekerjaannya. Artinya, jika memang anggaran tidak mencukupi lebih baik dianggarkan ditahun berikutnya, “imbuhnya.

Politisi dari Partai PAN ini mencontohkan pekerjaan Jembatan Gantung yang ada di salah satu Desa wilayah Kecamatan Tugu yang hanya teranggarkan sekitar Rp 150 juta. Hal tersebut sangatlah tidak ideal untuk sekelas Jembatan Gantung. Seharusnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait paham betul tentang hal tersebut dan bisa mengkalkulasi sehingga terkesan tidak menghambur – hamburkan uang negara.

Lebih lanjut, pihaknya berharap agar kedepan harus lebih baik dan profesional dengan asumsi, tepat sasaran, efisien dan berpihak kepada masyarakat seperti yang diamantkan oleh pemerintah pusat. ”Masyarakat sekarang semakin kritis, jika tidak hati – hati dan cerma bisa menimbulkan masalah dan tidak menutup kemungkinan bisa ke jalur hukum, “ tuturnya.

Tak kalah penting, Sumarno juga mengingatkan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan {Bappeda Litbang} sebagai pusat dan ruh pembangunan harus lebih jeli dan mengontrol semua perencanaan yang diusulkan oleh setiap OPD. Harus ada keberanian dalam merevisi jika memang tidak rasional agar bisa meminimalisasi sebuah persoalan.

Sumarno juga menekankan agar kejadian yang ada di Kecamatan Tugu tidak terulang lagi dan jika tidak dicermati besar kemungkinan akan terjadi di Kecamatan lainnya. “Harus fokus dan memiliki dedikasi tinggi sebagai abdi negara, “pungkasnya (ham)