Dicoret Sebagai Cakades, Lailatul Nisa dan Hairul Anam Wadul ke Komisi A

KANALINDONESIA.COM : Karena merasa haknya dirampas, digugurkan  dan dicoret sebagai calon kepala desa (cakades) Desa Banyu Besi Kecamatan Tragah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Lailatul Nisa dan Hairul Anam didampingi para kerabat dekat tidak terima, protes dan wadul ke Komisi A DPRD Kabupaten Bangkalan.

“Saya tidak terima pencalonan saya sebagai kades Banyu Besi digugurkan oleh panitia seleksi calon kades P2KD Kecamatan Tragah,” ujar Lailatul Nisa yang diamini Hairul Anam, Rabu, (14/9/2016).

Menurut penjelasan Lailatul Nisa, dirinya dicoret sebagai Cakades Desa Banyu Besi. Karena salah satu surat keterangan diberkasnya tidak mau ditanda tangani kepala dusun (Kasun) ditempat tinggalnya yakni Dusun Legung, Desa Banyu Besi.

Baca:  Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis Kembali Terulang

Bolak balik dihubungi kasunnya yang bernama Sahlan, menemui jalan buntu. Sebab Sahlan diam di Surabaya dan tidak bisa dihubungi dengan bermacam alasan.

Sedangkan pencalonan Hairul Anam sebagai kades Desa Banyu Besi terbentur dengan masalah domisilinya.

“Ketika memasuki seleksi administratif, saya dinyatakan gugur sebagai calon kades Banyu Besi karena salah satu surat keterangan di berkas saya tidak ditanda tangani kasun. Sedangkan Hairul Hanam terbentur masalah domisili dan Pjs Kades Banyu Besi tidak mencantumkan nomer regestrasi berkas cakadesnya,” papar Lailatul

Itu sebabnya saya datang ke Komisi A untuk melaporkan kasus ini dengan harapan Komisi A bisa menjembatani tempat orang mencari keadilan atas hak-haknya yang sudah dirampas

Baca:  Puting Beliung Terjang Lamongan, Gedung Sekolah dan Rumah Warga Rusak

Sementara itu, untuk mengkelirkan kasus ini, Sekretaris Komisi A DPRD Bangkalan, Mahmudi meminta kepada Lailatul Nisa dan Hairil Anam. Agar langsung menyampaikan kasusnya kekantor Bappemas dan Pemdes Bangkalan, BPD Banyu Besi, Camat Tragah dan P2KD Kabupaten Bangkalan,

“Saya usulkan agar pihak-pihak yang terlibat sebagai panitia inti untuk melakukan verifikasi ulang terhadap pencalonan Lailatul Nisa dan Hairul Anam sebagai cakades Banyu Besi. Komisi A Juga akan menghubungi P2KD Kabupaten Bangkalan supaya  secepatnya menyelesaikan kasus ini ,” pungkas politisi Hanura ini.

(Yans)