Simpan Sabu dan EksMadiun, Residivis Narkoba Dibekuk


KANALINDONESIA.COM : Sat Reskoba Polres Madiun Kota mengamanman TH (52) warga kelurahan Madiun lor, Kecamatan Mangunharjo, Kota Madiun lantaran diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu dan ekstasi. 

Pelaku yang berprofesi sebagai driver ini merupakan target operasi dan pernah dipenjara tahun 2005 silam selama 1 tahun 1 bulan dengan kasus sama, merupakan target operasi.

“Sebelum ditangkap, petugas melakukan pemantauan selama 6 bulan kepada tersangka. Meski tidak diketemukan narkoba saat dilakukan penggledahan pada badan maupun pakaian tersangka saat melintas di Jalan Ring Road Kota Madiun tetapi petugas tidak patah semangat,” ujar Kasat Reskrim Narkoba Polres Madiun Kota, AKP Sukono, Rabu (14/9/2016).

Selanjutnya, petugas langsung melakukan penggledahan dirumah tersangka berhasil menemukan setengah pil warna kuning kombinasi biru diduga ekstasi dan 0,54 gram sabu di dua kemasan berbeda. 

Baca:  Berlaku Larangan Besuk Tahanan LP Nusakambangan

Kepada petugas tersangka mengaku, mendapat barang haram tersebut ditawari seseorang tidak dikenal saat berada di kafe In Lounge.

Menawarkan bilamana butuh barang sabu-sabu bisa mengghubungi saya nanti temen saya yang akan menghubungkan. 

Kemudian setelah ketemu dia seminggu kemudian nomer dia (pelaku) ditelpon seseorang yang tidak termemori, dia menawarkan sabu kepada tersangka. Kemudian sesuai kesepakatan cocok harganya per gramnya Rp. 1 juta 400 ribu dengan cara transfer. Kemudian barang itu diranjau (diletakan) di Jalan Ring Road sebanyak 3 kali dengan harga sama tempat berbeda, tetapi tetap di Jalan Ring Road.

Pada penggledehan dirumah tersangka, selain menyita setengah pil warna kuning kombinasi biru yang diduga ekstasi, dan 0,54 gram sabu di dua kemasan yang berbeda. Petugas juga menyita berbagai barang bukti piranti untuk mengkonsumsi narkoba, seperti bong dari bekas rokok, pipet dari kaca, sumbu cimpli, sedotan dan alat komnukasi handphone diduga untuk komunikasi bertransaksi.

Baca:  Ungkap Jaringan Lapas Jatim, Porestabes Surabaya Tembak Mati Bandar Sabu Asal Malang

Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 114 Sub Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika diancam dengan pidana penjara paling lama  seumur hidup dan pidana denda paling banyak Rp. 10 milyar,” tandasnya.

AS