Sempat Memanas, Pertemuan LSM 45 dan Komisi C DPRD Ponorogo

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Situasi pertemuan antara komisi C bidang pembangunan DPRD Ponorogo dengan koordinator LSM 45 Muh Yani di lantai 2 gedung DPRD Ponorogo, Jumat(13/04/2018) siang sempat memanas .

Koordinator LSM 45 yang melaporkan dugaan penyelewengan penggunaan Dana Desa (DD) di Desa Madusari, Kecamatan Siman kepada komisi C sempat diwarnai saling silang pendapat dan saling tuduh.

Muhammad Yani sebagai pelapor meminta kepada komisi C untuk  melakukan sidak fisik ke Desa Madusari untuk mengecek kesesuain antara anggaran dan kondisi fisiknya. Namun karena jadwal Rencana Kerja(Renja) komisi C yang sudah penuh maka komisi C mengagendakan sidak akan dilakukan pada Bulan Mei mendatang. Pasalnya Renja ini berkaitan dengan penganggaran.

Mendapat jawaban tersebut, Muhammad Yani menjadi berang, dan menyatakan siap membiayai  sidak dewan jika masalah hanya pada anggaran.

Karena menurutnya, jarak antara gedung DPRD Ponorogo yang berada di Jalan Alon-Alon Timur Ponorogo ke Desa Madusari, Kecamatan Siman hanya sekitar 4 kilometer saja.

Perdebatan tersebut  sempat memanas dengan aksi saling tunjuk dan saling curiga, bahwa laporan yang diberikan oleh Muh Yani ke komisi C dianggap sarat kepentingan pribadi.

Muhammad Yani, koordinator Lsm 45 sekaligus warga Madusari yang melaporkan dugaan  ketidaksesuaian  penggunaan anggaran Dana Desa(DD) untuk pembangunan infrastruktur  ke komisi C mengungkapkan, pihaknya tidak ada kepentingan apapun.

“Permintaan sidak ini saya lakukan agar menjadi pembelajaran penglolaan dana desa di desa-desa lainnya yang ada di Kabupaten Ponorogo,”ucap Muh Yani.

Menurut Yani, sidak-sidak ini sifatnya mendadak untuk mensikapi kondisi darurat maka tidak perlu di banmuskan.

Ketua Komisi C DPRD Ponorogo Bidang Pembangunan Much Irkhamni usai pertemuan menyatakan akan segera mengagendakan untuk sidak bersama Dinas Pemerintahan Desa Madusari.

“Soal situasi pertemuan yang memanas, itu biasa saja,”kata Irkhamni.(KI-01)