ITDC Terus Genjot Percepatan Pembangunan Kawasan Mandalika

LOMBOK, KANALINDONESIA.COM: Ground Breaking pembangunan Paramount Resorts & Residences memperlihatkan antusias dari investor terhadap komenitmen Indonesia Tourisme Development Corporation (ITDC) dalam melakukan percepatan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Hal tersebut dikatakan Abdul M. Mansoer, Direktur Utama ITDC, pada acara ground breaking Paramount Resort & Residences , di Mandalika, Lombok Tengah , Rabu (18/4/2018).

Menurut Abdulbar, sejak diresmikan Presiden Jokowi ditahun 2017, ITDC terus menata dan membangun KEK Mandalika, yang dimulai dari membangun Masjid Raya, penataan Pantai Kuta Mandalika dan juga jalan-jalan di kawasan Mandalika. Hingga dimulainya sejumlah pembangunan hotel bertaraf internasional, seperti Hotel Pulman dan Hotel Royal Tulip.

“Dan sekarang ini pembangunan Paramount Resort & Residences merupakan hotel bintang 5 yang juga salah satu proyek pembangunan skala besar di KEK Mandalika. Dengan nilai investasi pembangunan hotel ini sebesar Rp 1,2 Triliun”, ucapnya.

Dijelaskan Abdulbar, pembangunan Paramount Resort & Residences ini dibangun diatas lahan seluas 7,65 Hektar, pada nantinya akan menyediakan lebih dari 500 kamar dan ditargetkan beropetasi di tahun 2020.

“Setelah ground breaking hotel ini, dalam waktu dekat direncanakan Hotel Grand Marcure berkapasitas 342 kamar, Club Med Hotel berkapasitas 350 kamar dan Aloft by Mariot juga akan melakukan pembangunan hotelnya di KEK Mandalika ini”, tuturnya.

Abdulbar menambahkan hingga saat ini ITDC telah berhasil mengantongi komitmen investasi senilai total Rp 13,5 triliun dalam rangka pengembangan The Mandalika.

“Selain investasi hotel dan resort, ITDC juga telah meraih komitmen Vinci Grand Project, BUMN asal Perancis, untuk mengembangkan Mandalika Street Race Circuit Cluster. Proyek cluster seluas 120 hektare tersebut akan melengkapi akomodasi berkelas internasional di The Mandalika”, paparnya.

Diketahui ITDC merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki lini bisnis membangun dan mengembangkan kawasan pariwisata di Indonesia. Dan selama 42 tahun ITDC ini telah membangun juga mengelola The Nusa Dua, sebuah kawasan wisata kelas dua yang berlokasi di Bali Selatan.(dan)