Pasca Revitalisasi , Plt Bupati Trenggalek Tinjau pasar Bendo

Plt Bupati Trenggalek lakukan peninjauan kepada sejumlah pedagang di pasar rakyat Bendo
Plt Bupati Trenggalek lakukan peninjauan kepada sejumlah pedagang di pasar rakyat Bendo

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Plt Bupati Trenggalek, H Moch Nur Arifin meninjau secara langsung aktifitas pedagang yang ada di pasar Bendo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek. Usai dilakukan revitalisasi, pasar rakyat ini terlihat lebih rapi dari sebelumnya.

Saat melakukan peninjauan , Arifin mengungkapkan jika pasar tradisional ini memang penting dan sudah menjadi bagian dari masyarakat. Meskipun saat ini sudah banyak mini market atau toko – toko besar yang juga menyediaakan berbagai kebutuhan pokok, keberadaan pasar tradisional akan menjadi salah satu pembuka lapangan pekerjaan yang lebih banyak.

“Seperti yang diketahui saat ini sudah menjamur mini market dan sejenisnya yang menjual segala kebutuhan pokok masyarakat dengan loaksi yang lebih bersih dan nyaman. Akan tetapi pasar tradisional semacam ini juga dapat berdampak positif yakni dengan memberikan lapangan kerja dengan cara yang lebih efisien dan efektif,” ucapnya, Jumat (20/04).

Arifin juga mengajak kepada masyarakat setempat untuk berbelanja di pasar – pasar tradisional, sehingga kedepannya keberadaan pasar tradisional ini tidak kalah dengan  pasar – pasar modern.

Dalam kesempatan tersebut, suami Novita Hardiny ini juga melakukan dialog langsung dengan para pedagang yang ada di pasar Bendo. Hal tersbut dilakukan, guna menyaring dan mengetahui permasalahan – permasalahan yang dihadapai para pedagang.

“Beberapa hal yang saya terima dari pedagang yang ada di pasar Bendo ini salah satunya adalah masih banyaknya pedagang yang memiliki hak penempatan di los maupun kios yang hanya berdagang saat pasaran Kliwon saja. Solusinya adalah nanti kepada petugas pasar dan paguyuban akan kami minta berkomunikasi serta meminta kesediaan untuk mengisi los maupun kios setiap hari, dan tdak pada pasaran Kliwon saja, “ imbuh Arifin.

Pihaknya menekankan jika tidak diisi atau ditempati setiap hari, maka melalui petugas pasar, los maupun kios akan dialihkan dan diisi oleh pedagang lain yang sementara masih dilokalisir dipasar bagian belakang.

Seperti yang diketahui jika revitalisasi pasar ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Daerah demi menjamin terciptanya nilai kebersamaan serta pengembangan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Jika revitalisasi pasar Bendo ini dinilai bagus dan mampu meningkatkan taraf penghasilan pedagang, maka kedepannya pembangunan atau revitalisasi pasar – pasar yang lain akan menjadi embrio cara serta acuan yang dilakukan dari pasar ini, “ pungkasnya. (mil/ham)