Krisis Bibit, PSID Adakan Turnamen antar Club

upacara pembukaan turnamen sepak bola antar club usia 12 di lapangan perseto Tunggorono

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: :Minimnya pemain usia dini, di tim PSID Jombang, membuat pihak management, mengadakan tournament sepak bola club, untuk menjaring sejumlah pemain-pemain muda berbakat di sekitar wilayah kota santri. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan perseto Tunggorono, pada Minggu (22/4/2018).

“Tidak dipungkiri bahwa, untuk saat ini SDM pemain di PSID kita masih kurang, jadi kita selalu cari pemain dari luar, untuk membantu PSID,” ujar Heru Sunarno selaku pelatih PSID Jombang, pada sejumlah jurnalis, Minggu (22/4/2018).

Untuk kedepannya, lanjut Heru, dengan diselenggarakan kegiatan seperti pertandingan festival sekolah sepak bola U-12 perseto JR, yang merebutkan piala management PSID 2018, dan diikuti 24 club dari sejumlah kawasan, di Jawa Timur. Bisa menjawab persoalan kekurangan bibit pemain muda di PSID Jombang, sekaligus menambah aset pemain, tim berjuluk Kebo Kicak tersebut.

“Pihak management sudah mulai merintis, dengan kegiatan-kegiatan seperti ini. Kita sudah tidak harus mencari pemain dari luar, cukup hanya pemain-pemain dari Jombang sendiri, dari usia yang paling bawah (red: usia 12 tahun), kemudian naik U-15,ke U-17, selanjutnya ke pemain senior,” ungkap Heru.

Sementara itu Haji Arif selaku manager PSID Jombang, menuturkan bahwa untuk mencapai target PSID bisa berlaga di Liga 1, pihak management sengaja menggelar kegiatan semacam tournament club sepak bola, yang bertujuan untuk menjaring sekaligus menyiapkan bibit-bibit muda PSID Jombang.

“Insayallah kita mencari bibit PSID aja, karena saya yakin dengan adanya kegiatan semacam ini, kita akan menemukan bibit terbaik PSID, dan akan mampu menyiapkan aset berupa pemain-pemain muda PSID asal Jombang,” tegasnya.

Menanggapi adanya pertandingan festival sekolah sepak bola U-12 perseto JR, yang diadakan oleh management PSID, Lutfianto selaku pelatih SSB GP Plandi, mengaku senang dengan adanya pelaksanaan kegiatan tersebut. Pasalnya dengan sering diadakan pertandingan semacam ini, mampu meningkatkan mental sekaligus skil dari anak asuhnya.
“Kedepannya anak-anak agar bisa lebih maju, dan berprestasi, serta lebih kearah professional,” pungkas Lutfianto.(elo)