Janda Asal Pati, Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos Tunggorono

jenazah korban saat dievakuasi oleh polisi

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM:  :Suryati (45), seorang janda asal Desa Maitan, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, ditemukan tak bernyawa di sebuah kamar kos di Dusun Tunggul, Desa Tunggorono, Jombang.
Janda cerai mati ini pertama kali ditemukan oleh Endang Setiowari (45), pemilik kos, pada hari Minggu (22/4/2018), sekitar pukul 08.00 WIB.

“Pada hari Minggu tanggal 22 April 2018 sekitar pukul, 08.30 WIB, Polsek Jombang menerima laporan orang MD ( meninggal dunia/mati mendadak ) dengan alamat rumah kost RT. 3 RW 7 Dusun Tunggul, Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang,” kata AKP Suparno, selaku Kapolsek Jombang, Senin (23/4/2018).

Masih menurut penjelasan Suparno, korban sejak sekitar 9 bulan yang lalu sampai dengan sekarang bertempat tinggal atau kos di rumah milik saudari Endang, sendirian. Korban mempunyai keluarga yang berada di Pati Jawa Tengah.

“Sebelumnya korban selalu mengeluh kepada ibu kos kalau, akhir-akhir ini korban sering merasa kepala dan lambungnya sakit,” ujar Suparno.

Namun pada saat hari sabtu tanggal 21 April 2018 sekitar pukul 20.00 WIB, lanjut Suparno, korban mengeluh kepada ibu kos bahwa kepala dan lambungnya merasa sakit kemudian korban pamit untuk istirahat dikamar.

“Pada hari Minggu tanggal 22 April 2018, sekitar pukul 08.30 WIB, Ibu kos hendak membangunkan korban dengan cara memanggil namanya, namun tidak di respon,” papar Suparno.

Lanjut Suparno, selanjutnya Ibu kos menghampiri dan masuk dikamar korban yang, kondisi pintunya dalam keadaan terbuka. “Saat masuk kamar korban, ibu kos memegang badan korban dan di goyang-goyang namun korban tetap tidak terbangun,” tegasnya.

Imbuh Suparno, setelah Ibu kos mengetahui korban tidak bergerak, selanjutnya saudara Endang langsung memberitahukan kepada tetangga sekitar, untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian terdekat.

“Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD untuk dilakukan visum, oleh tim doketer. Dan pihak kepolisian selanjutnya menghubungi keluarga korban,” tukasnya.(elo)