Dari Buruh, Guru Sampai Pelaku UMKM di Lamongan Komitmen Dukung Gus Ipul-Mbak Puti

Mbak Puti bersama warga Desa Tawangrejo Kecamatan Turi, saat mengunjungi pembuatan telur asin. Foto:omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN. KANALINDONESIA.COM; Sudah dua kali ini Cawagub Puti Guntur Soekarno Putri kampanye di Lamongan. Kali ini Puti semakin memantapkan suaranya dibasis suara Khofifah, dengan melakukan serangkaian kampanye yang didampingi para petinggi partai pengusung hingga relawan Jokowi yang tergabung dalam Forum Komunikasi Relawan Jokowi (FKRJ) Lamongan.

Calon Wakil Gubernur nomor 2, kembali turun ke Lamongan, seharian kemarin. Cucu Bung Karno itu berkampanye untuk mendapatkan dukungan penuh dari mereka di Desa Tawangrejo, Kecamatan Turi. Puti Guntur dan relawan sama-sama mengangkat isu kepemimpinan Presiden Jokowi selama dua periode. Relawan Jokowi juga mengampanyekan kepada rakyat Jawa Timur untuk mencoblos Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno.

Dalam kampanyenya kali ini, pasangan Saifullah Yusuf ini mengunjungi beberapa lokasi, mulai menyapa buruh di KUD Minatani MPS Brondong, bertemu dengan masyarakat Desa Tawangrejo Kec Turi yang memproduksi kecap dari bahan ikan tawar, dilanjut ketemu ribuan guru tidak tetap (GTT) di GOR, dan terakhir ketemu para relawan untuk konsolidasi di Gedung Pertemuan Mayangkara Mantup.

“Untuk kampanye kali ini ada empat titik lokasi yang didatangi oleh Mbak Puti, dan Alhamdulillah kedatangan Cucu Soekarno ini mendapat sambutan yang hangat dari buruh, guru, pengrajin hingga masyarakat umum, “kata Miftahul Rochim R Purwadi Koordinator FKRJ Lamongan.

Disebutkan olehnya, saat berada di Desa Tawangrejo, Kecamatan Turi, Puti selain memborong telur asin dan kecap berbahan ikan, Puti juga menyempatkan diri untuk bertanya mengenai cara pembuatan kecap berbahan dasar ikan yang memang baru ini.

“Kami bersama Gus Ipul memang punya program khusus “superstar” untuk UMKM, kami bertekad untuk menjadikan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Jatim naik kelas. Sebab, UMKM salah satu faktor penopang ekonomi terbesar di Jatim,” kata cucu Bung Karno ini.

Ditambahkan oleh Puti, ada empat syarat yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas UMK. Empat syarat tersebut, menurut Puti, diantaranya adalah riset pasar, permodalan, teknologi dan kualitas SDM.

Riset, kata Puti, dibutuhkan untuk tahu tren pasar sehingga perajin memahami desain produk yang diminati konsumen, termasuk pemasarannya juga difasilitasi secara nasional dan internasional. Untuk permodalan, Puti menyatakan, telah disiapkan program pinjaman murah untuk UMKM. “Terkait teknologi, UMKM perlu difasilitasi agar kerjanya efektif dan efisien,” jelas Puti.

Dalam kunjungan ke Desa Tawangrejo ini, Puti juga memuji hasil potensi yang ada di desa ini. Bahkan, Puti juga sempat bertanya cara pembuatan kecap berbahan dasar ikan ini. “Potensi berbasis desa semacam ini harus didukung dan supaya BUMdes juga didorong untuk lebih memperkuat ekonomi desa agar UMKM bisa berkembang dan maju,” ungkap Puti.

Selain berkunjung ke Desa Tawangrejo, Puti sebelumnya juga berkunjung ke MPS Brondong, Kecamatan Brondong. Di hadapan buruh rokok ini, Puti bahkan berjanji akan meningkatkan taraf hidup buruh di Jatim. Kedatangan Puti di perusahaan ini mendapatkan sambutan hangat dari pekerja. Mereka bahkan berebut bersalaman dan berdialog dengan Puti Guntur. Tak jarang dari para pekerja mengajak Mbak Puti selfie.(omdik/fer)