Delapan TSK Hasil Ungkap Kasus Tumpas Narkoba digelandang Polres Pamekasan

Delapan tersangka penggunaan dan peredaran narkoba dan obat terlarang digelandang di Polres Pamekasan(foto(: Nang_kanalindonesia.com)

PAMEKASAN, KANALINDONESIA.COM: Ungkap kasus narkoba, petugas Kepolisian Resort (Polres) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, berhasil menggelandang sebanyak delapan orang tersangka dari hasil operasi tumpas narkoba semeru.

Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo, dalam keterangan press releasenya kepada awak media mengatakan, bahwa kedelapan orang tersangka itu merupakan hasil operasi tumpas narkoba semeru 2018 yang digelar selama 12 hari, mulai dari tanggal 13 sampai dengan 24 April 2018. Dengan target sasarannya adalah, penyalahgunaan narkoba dan peredaran miras tanpa ijin atau oplosan.

“Operasi penangkapan ke delapan orang tersangka tersebut, dilakukan di tempat-tempat yang berbeda, yakni di tempat pemukiman, rumah kost, dan di sebuah toko,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo, Rabu (25/04/2018).

Masing-masing tersangka yang berhasil ditangkap petugas adalah, MK; AM; D; LD; AH, DZ, Sam, dan BT. Ke delapan orang tersangka merupakan warga Kabupaten Pamekasan dari daerah kecamatan dan desa yang berbeda-beda.

Dalam penangkapan ini, selain mengamankan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 1.36 gram, pil koplo sebanyak 985 butir, perangkat alat hisab sabu, serta miras sebanyak 84 botol dengan kemasan bervariatif.

Akibat perbuatannya itu, bagi tersangka narkoba jenis sabu dijerat dengan pasal 112 (1) jo 114 (1) jo 127 (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara 5 sampai dengan 15 tahun penjara.

Untuk tersangka narkoba jenis pil, polisi menjerat tersangka dengan pasal 196 jo 198 UURI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara.

Sedangkan untuk tersangka minuman keras, hanya dikenai ancaman tipiring. (nang)