Kerjasama Baznas & BPJS Ketenagakerjaan Sasar Mustahik

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menjalin kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk membantu para mustahik zakat, infak dan sedekah (ZIS), terutama asnaf fakir dan miskin.

Deputi Baznas M. Arifin Purwakananta menyambut baik kerjasama dengan BPJS Kesehatan karena mengkokohkan dua institusi ini walaupun dengan pendekatan berbeda namun mempunyai tujuan yang sama yakni mensejahterakan masyarakat.

“Melalui kerjasama ini Baznas bersama BPJS Ketenagakerjaan akan meluncurkan program penggalangan dana berbasis donasi yang diharapkan bisa melibatkan masyarakat secara luas untuk bergotong-royong mendukung program mulia ini,” ujar Arifin kepada Kanalindonesia.com di Hotel Hermitage, Menteng, Jakarta, Rabu (25/4/2018).

Arifin berharap program crowd funding ini mendapat respons baik dari publik, sehingga para mustahik bisa segera dibantu.

Dana yang dihimpun di program ini akan disalurkan untuk Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan yang masuk dalam asnaf zakat (mustahik).

“Ruang lingkup kolaborasi ini, yaitu penyelenggaraan program BPJS Ketenagakerjaan sektor bukan penerima upah, pengembangan sistem BPJS Ketenagakerjaan yang diintegrasikan dengan sistem Baznas,” ungkap Arifin.

Ia memaparkan, pembayar zakat (muzaki) dapat menyalurkan donasi langsung melalui program Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan (GN Lingkaran) yang sudah terintegrasi dengan aplikasi Baznas

“Dana zakat dari muzaki yang dikumpulkan Baznas dapat disalurkan ke pekerja rentan melalui program GN Lingkaran. Selanjutnya, donasi GN Lingkaran yang bersumber dari mitra BPJS Ketenagakerjaan dapat disalurkan kepada penerima zakat atau mustahik yang terdata di Baznas,” kata Arifin.

Sementara itu, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E. Ilyas Lubis mengungkapkan rasa gembiranya atas penandatanganan ini karena menunjukkan dukungan Baznas terhadap program GN Lingkaran.

Menurut dia, dalam nota kesepahaman itu disebutkan bahwa kerja sama bertujuan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan sektor pekerja bukan penerima upah (BPU) yang ada di Baznas.

“Kerjasama ini adalah salah satu upaya memberikan perlindungan terhadap pekerja rentan yang sehari-hari berstatus pekerja, namun belum memikirkan atau bahkan belum mampu memiliki perlindungan BPJS Ketenagakerjaan melalui program GN Lingkaran,” jelasnya.

Dalam realisasi kerja sama ini, kata Ilyas, nanti pihak Baznas akan menyediakan menu penyaluran donasi GN Lingkaran pada aplikasi yang saat ini telah dimiliki lembaga pemerintah nonstruktural itu.

Aplikasi yang selama ini dapat digunakan muzaki membayar zakat akan dilengkapi data mustahik yang juga merupakan pekerja rentan, sebagai database bagi muzaki yang ingin memberikan donasi GN Lingkaran.

GN Lingkaran sendiri adalah program BPJS Ketenagakerjaan yang merupakan wadah untuk donatur yang ingin memberikan donasi berupa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pekerja rentan, baik secara pribadi maupun melalui perusahaan.

“Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan bersinergi sama yakni mengentaskan kemiskinan bangsa ini. Saya berharap para perusahaan menggunakan dana CSR nya melalui Baznas menyalurkannya ke GN Lingkaran untuk membantu mustahik yang terkenal kecelakaan akibat dalam bekerja,” tutur E. Ilyas Lubis. @Rudi