Terlalu, Motor Teman Sendiri Dicuri

Tersangka pencurian motor teman sendiri bersama barang bukti. Foto:omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN,  KANALINDONESIA.COM; Perbuatan yang dilakukan DD(19), warga Dusun Sawen Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan sungguh terlalu, dia harus menanggung risikonya mendekam dibilik jeruji besi tahanan Polsek Ngimbang. Hal itu lantaran ia melakukan tindakan pencurian sepeda motor milik temannya sendiri berinisial DAP (16) warga Dusun Kakat Desa Kakatpenjalin Kecamatan Ngimbang di gudang   BU LAM desa setempat

Kasubag Humas polres Lamongan AKP Harmudji, pada Rabu, (25/4/2018) mengatakan, bahwa  tersangka saat ini sudah ditahan dipolsek, dan satu teman tersangka yang berinisial S masih DPO. Petugas menangkap tersangka berdasarkan laporan korban , LP/08/IV/2018/JATIM / RES LAMONGAN /SEK NGIMBANG tanggal 23 April 2018. Petugas langsung melakukan penyidikan dan penyelidikan.

“Kita berhasil menangkap tersangka bersama barang bukti satu unit sepeda motor Honda Vario nopol S 3556-KE warna hitam serta STNK nya dan satu tersangka  masih DPO,” ungkapnya

Dijelaskan AKP Harmudji, pada hari  Senin(23/4/2018) sekira pukul 14.00 WIB.  saat itu korban bersama temannya berinisial CT, berboncengan akan pergi di tempat kafe 88 di wilayah Ngimbang. Saat itulah korban bertemu tersangka,” Korban diajak tersangka di tempat bangunan Belanda (Rumah Duwur),” jelasnya

Kemudian lanjutnya , tersangka berboncengan dengan korban  mengendarai sepeda motor Honda Vario miliknya, menuju rumah Duwur ( bangunan Belanda). Sesampai tempat kejadian tersangka menghentikan kendaraannya dan memakirkannya di gudang milik Bu lam.

“Sepeda motor milik korban dipakir diteras di gudang milik Bu Lam dengan posisi menghadap ke selatan” bebernya

Sementara itu sekira pukul 15.00 WIB , tersangka mengajak korban ke rumah Duwur (bangunan Belanda) dengan berjalan kaki yang berjarak kurang lebih 500 meter dari gudang milik Bu lam untuk menunggu temanya yang belum datang. Beberapa lima belas  menit kemudian teman tersangka datang.

Kemudian sekira pukul 15.45 WIB , korban turun bersama tersangka menuju gudang Bu lam untuk mengambil sepeda ditempat korban memakir kendaraanya. Selanjutnya sesampai tempat korban memakir, kendaraannya sudah tidak ada di tempat diduga di curi orang lain.

Kemudian korban memberitahukan peristiwa kejadian tersebut ke orang tuanya dan diteruskan melaporkan ke Polsek Ngimbang.”Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian materil sebesar Rp 16 juta ,” pungkasnya.(omdik/fer)