Wow, Anggaran Perbaikan Jalan Harun Tohir Raib

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik, Nur Saidah

GRESIK, KANALINDONESIA.COM: Perbaikan Jalan Harun Tohir Kabupaten Gresik tahun ini dipastikan tidak tuntas, bahkan tidak sampai 25 persen. Hal ini karena anggaran yang ada jauh dari Rencana Anggaran biaya Proyek (RAP).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik, Nur Saidah mengungkapkan jika anggaran yang disiapkan untuk perbaikan sempat raib karena tidak termuat dalam APBD Gresik 2018. Padahal sebelumnya telah dibahas antara Tim Anggaran dan Badan Anggaran.

Ada dua vesri RAP untuk perbaikan Jalan Haru Tohir. Pertama versi Pelindo III Cabang Tanjung Perak, totalnya Rp 28 miliar untuk seluruh perbaikan. Sedangkan versi Pemkab Gresik bekerjasama dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Surabaya Rp 80 miliar lebih.

“Ini karena Pemkab memasukkan pembangunan box culvert yang ada di samping jalan dalam paket yang sama dengan perbaikan jalan. Sedangkan, versi Pelindo tidak,” kata politisi cantik partai Gerindra tersebut.

Sedangkan, anggaran yang disiapkan APBD 2018 hanya Rp 5 miliar, dan ada tambahan dari Pelindo III Rp 2 miliar. Jadi anggaran yang ada hanya sekitar 25 persen. “Saya ngotot agar anggaran Rp 5 miliar yang raib itu dikembalikan untuk perbaikan, sebab ada tambahan dari Pelindo. Meskipun tidak banyak, tetap harus dilakukan perbaikan,” ungkapnya.

Tambah Nur Saidah, akan diupayakan untuk mendapatkan bantuan dari perusahaan lainnya seperti PT Petrokimia Gresik dan PT Semen Indonesia. Ia memastikan akan mengunjungi langsung perusahaan-perusahaan tersebut agar mau memberikan bantuan untuk perbaikan jalan.

“Saya berharap tidak hanya DPRD yang aktif untuk mengupayakan perbaikan Jalan Harun Tohir, tapi juga dari pihak eksekutif,” tandasnya.

Lebih lanjut Nur Saidah mengungkapkan jika kerusakan Jalan Harun Tohir karena banyak dilalui kendaraan besar. Dari hasil studi, ungkapnya, kendaraan yang banyak melintas adalah milik PT Gresik Jasatama, anak perusahaan PT Pelindo III. (lan)