5 Pemuda Ngoro Dicokok Polisi, Usai Menggilir Gadis Dibawah Umur

sejumlah tersangka pelaku persetubuhan dibawah umur saat diamankan di Polres Jombang

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Lima dari delapan orang pemuda diamankan oleh tim Opsnal Satreskrim Polres Jombang, Jawa Timur, usai menyetubuhi NN (14) gadis dibawah umur, asal Kecamatan Ngoro. Peristiwa naas yang menimpa NN terjadi pada hari Sabtu tanggal 21 April 2018, sekitar pukul 21.30 WIB, disebuah areal persawahaan kebun tebu di Desa Badang, Kecamatan Ngoro Jombang.

Lima pemuda yang berhasil diamankan dari delapam pelaku yakni, OY (17) asal Desa Kertorejo, SH (15) asal Desa Badang, MZ (16) asal Desa Badang, RR (15) asal Desa Badang, dan MF (18) asal Desa Gebukwatu. Kelima pemuda tersebut berasal dari Kecamatan Ngoro.

“Tim Opsnal Polres Jombang melakukan penangkapan pada lima pelaku dari delapan pelaku Sesuai dengan laporan dari Ibu korban, bahwa putrinya NN (14) telah diperkosa oleh delapan orang,“ kata Kapolres Jombang, AKBP Fadli Widiyanto, pada sejumlah jurnalis, Kamis (26/4/2018).

Masih menurut Fadli, kronologi peristiwa tersebut yakni salah satu dari delapan pelaku ada yang merayakan ulang tahun, dan untuk merayakan ulang tahun tersebut, para pelaku bersepakat untuk membeli miras oplosan di salah satu warung di wilayah setempat.

“Ada dari salah satu pelaku yang kini masih DPO, sedang merayakan ulang tahunnya dengan pesta miras di salah satu warung di Kecamatan Ngoro. Yang penjual mirasnya juga turut kami tangkap, kami amankan dan kami sita ada 14 botol miras ukuran satu setengah liter dan dua jirigen miras jenis arak yang juga langsung kami lakukan penyitaan,” papar Fadli.

Dari hasil pemeriksaan polisi, terhadap korban, serta berdasarkan hasil visum, tim dokter menyatakan bahwa memang ditemukan kerusakan pada alat kelamin korban, yang diakibatkan oleh benda tumpul.

“Setelah dilakukan visum terhadap korban, dan betul ada luka akibat kekerasan di kemaluan korban, selanjutnya tim opsnal Polres Jombang bergerak melalukan penangkapan dari delapan orang pelaku, lima orang pelaku berhasil kita amankan. Dan dari kelima pelaku empat diantaranya dibawah umur, dan dua diantaranya berstatus pelajar, dua tidak sekolah, serta satu orang dewasa,” terangnya.

Lanjut Fadli, dari pengakuan para tersangka, pelaku mengaku nekat melakukan aksi sadis tersebut, karena dalam pengaruh minuman keras (Miras) jenis arak. “Tersangka mengakui bahwa benar sebelum mereka melakukan aksinya, para pelaku melakukan minum-minuman keras, dan selanjutnya mereka menyetubuhi korban di kawasan pertebuan tersebut,” ungkap Fadli.

Dari delapan pelaku, ada beberapa tersangka yang mempunyai tugas tertentu, dalam menjalankan aksi persetubuhan itu. “Ada yang bertugas memegangi tangan, ada yang bertugas memegangi kepala dari korban, bergantian mereka melakukan perkosaan terhadap korban,” tegas Fadli.

Untuk menanggung akibat perbuatannya, kelima pelaku kini ditahan di Polres Jombang beserta sejumlah barang bukti, termasuk penjual miras juga turut diamankan oleh Polisi.

“Para pelaku kita jerat dengan pasal 81, jo pasal 82 undang-undang nomor 35 tahun 2014 perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun penjara,” pungkas Fadli.(elo)