Operasi Patuh Semeru 2018, Polres Madiun Sasar Miras dan Narkoba

Kapolres Madiun AKBP I Made Agus Prasatya, saat apel Operasi Patuh 2018, di Mapolres Madiun, tengah mengecek kesiapan personil dan peralatan pendukung

MADIUN, KANALINDONESIA.COM:  Operasi Patuh 2018 akan dilaksanakan Polres Madiun, mulai hari ini sampai 14 hari, mulai Kamis (26/4)-9 Mei 2018 mendatang. Total jumlah anggota dilibatkan Operasi Patuh 2018 Polres Madiun sebanyak 279 personil terdiri TNI, Polisi Militer, Dinas Perhubungan dan lainnya.

Selain menyasar pengendara motor maupun mobil biasa melakukan pelanggan, operasi juga menyasar mobil boks, truk dan bus. Karena ketiga kendaraan berpotensi digunakan menyelundupkan miras maupun narkoba. Sejumlah miras berhasil diamankan mayoritas asal Bekonang, Kabupaten Sukoharjo, Jateng.

Demikian disampaikan Kapolres Madiun AKBP I Made Agus Prasatya, usai menggelar apel Operasi Patuh 2018, di Mapolres Madiun, Kamis (26/4). “Langkah antisipasi miras, kami membentuk satuan-satuan tugas. Salah satunya tugas satuan lalulintas ini mengemban tugas sebagai satgas preventif. Sehingga satgas lalu lintas akan berada di titik-titik pintu perbatasan di Madiun ini, dan akan memeriksa kendaran yang berpotensi mengangkut miras,” ujarnya.

Menurutnya dari sejumlah penakendaraan sengaja dimodifikasi agar dapat digunakan untuk menyelundupkan miras ke wilayah hukum Polres Madiun. “Kami akan tertibkan, sehingga betul-betul di Kabupaten Madiun minim sampai nol miras. Sebab miras juga berpotensi menimbukkan laka lantas dan kriminalitas,” tandasnya.

Ia mengatakan sepanjang 2017 lalu sebanyak 109 orang meninggal dunia di Polres Madiun akibat kecelakaan lalu-lintas. Maka itu, Polres Madiun terus melakukan upaya untuk menekan angka kematian akibat kecelakaan lalu-lintas.(sam)