Menpora Ingin BKPRMI Istiqomah Jadi Perekat Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia

Menpora Imam Nahrawi menghadiri Milad Ke-39 dan Membuka Latihan Manajemen Dakwah (LMD) II Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) di Wisma Menpora, Jakarta,

KANALINDONESIA.COM : Menpora Imam Nahrawi menghadiri Milad Ke-39 dan Membuka Latihan Manajemen Dakwah (LMD) II Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) hari Jumat (16/9) pagi di Wisma Menpora, Jakarta. Menpora menghendaki agar BKPRMI tetap istiqomah menjalankan tonggak perjuangannya.

“Dalam umur yang ke-39, BKPRMI diharapkaan tetap istiqomah perjuangannya menjadi pendidik, pejuang, pendakwah, pemersatu, pembaharu serta perekat pemuda dan remaja masjid Indonesia khususnya dan umat Islam di Indonesia umumnya ” ujar Menpora saat memberikan sambutan. “Sangat sulit bagaimana kita mampu bisa eksis dalam usia yang ke-39 tahun ini, kecuali kita istiqomah dalam rel, aturan, anggaran dasar, anggaran rumah tangga dan program kerja serta yang paling utama adalah cita-cita besar dan visi pendirian organisasi, ” lanjutnya.

Baca:  Ini kesepakatan Polri - MUI perihal Demo Bela Islam 2 Desember 2016

Pada kegiatan yang mengambil tema “Memperkuat Peran Kader Pemuda Remaja Masjid Menuju Regenerasi Kepemimpinan Bangsa” ini turut hadir Dewan Pembina dan Penasehat BKPRMI Said Abdul Kadir Al Idrus, Ketua Umum DPP BKPRMI Said Aldi Al Idrus dan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara Parliansyah Harahap.

Cak Imam menjelaskan, usia 39 tahun ini adalah umur yang belum cukup matang, tetapi disitulah puncak dimana harus beradaptasi dengan perubahan. Banyak persoalan yang harus dihadapi untuk dirubah menuju kearah yang lebih baik.

Tahun depan, lanjut Menpora, BKPRMI akan berumur 40 tahun dan pada saat itulah ujian terberat bagi suatu organisasi. Karea itu, BKPRMI harus eksis dan mampu beradaptasi melakukan perubahan untuk mengawal bangsa Indonesia ini kearah yang lebih baik.

Baca:  Pimpinan MPR Gelar Rapat Gabungan dengan Pimpinan Fraksi

“Saat ini organisasi kepemudaan dihadapkan pada tantangan berat menghadapi masalah kepemudaan, mulai dari pesatnya perkembangan narkoba, mewabahnya LGBT, isu-isu anarkisme, terorisme, anarkisme dan tindakan-tindakan kriminalitas lainnya, peran organisasi kepemudaan seperti BKPRMI ini sangat dibutuhkan untuk menangkal isu-isu negatif tersebut, ” tegas Menteri yang pernah tidur dan mengajar ngaji di Masjid Diponegoo Surabaya ini.

“Dengan Milad ke-39 ini ayo kita kembali ke masjid, jadikan masjid sebagai sumber inspirasi kehidupan, di masjid akan banyak lahir kesalehan, amal perbuatan yang baik, dan akan banyak interaksi antar umat, yang akan merekatkan dan mempersatukan pemuda, remaja dan umat Islam menuju kehidupan di Indonesia yang lebih baik” tambahnya.

Baca:  Golkar Jatim Terima LPJ Airlangga Hartarto Dan Mendukung Kembali Jadi Ketum Golkar

ZAL