Evakuasi Maling Motor dari Amuk Masa, Polisi Bentrok dengan Warga

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Proses evakuasi terhadap Mukhamad Agus Ahmadi (23) maling motor asal Dusun Puger, Desa Grenden, Jember, pada Jumat (27/4/2018) malam di kantor Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto, Jombang, berlangsung bentrok.

Ratusan warga yang tak terkendali mencoba menghakimi pelaku, namun dihalau oleh petugas kepolisian dari Satuan Sabhara Polres Jombang.

Meski pelaku sudah dievakuasi ke dalam mobil petugas, namun bentrokan terus terjadi. Bahkan warga melempari batu ke arah polisi. Situasi baru bisa diredam saat pelaku dievakuasi ke Mapolres Jombang.

Peristiwa tersebut menurut Mifatuhul Ulum, korban pencurian motor, bermula saat dirinya hendak membeli rokok di sebuah warung di sekitar Desa Sukosari.

“Saat itu kunci masih menggantung di motor langsung diambil pelaku,” ungkap Ulum.

Pelaku yang berjumlah dua orang tersebut, lanjut Ulum, satu orang berhasil ditangkap dan satunya kabur. “Yang satu melarikan diri,” ujarnya.

Menurut keterangan dari salah satu perangkat Desa setempat, Sugeng Waluyo, amuk masa ini berawal karena warga geram terhadap ulah pelaku, yang saat ditangkap pelaku melakukan perlawanan hingga warga mengamuk.

“Pelaku juga membawa senjata tajam yang diselipkan dibalik bajunya, dan sempat melawan saat ditangkap,” terangnya.

Alhasil satu orang warga setempat harus dilarikan ke Puskesmas Jogoroto, karena mengalami luka serius dibagian kepala akibat bentrok dengan petugas kepolisian.

Hingga berita ini diunggah, belum ada keterangan secara resmi, dari pihak Polres Jombang.(elo)