Targetkan 7 Kursi di DPRD Jombang, DPD NasDem TOT KSN

kegiatan Training of Trainer (TOT) sejumlah kader Komisi Saksi Nasional (KSN) di Jombang

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Jelang pelaksanaan Pemilihan umum (pemilu), Partai Nasional Demokrat (NasDem) mulai mematangkan strategi menghadapi pesta demokrasi tersebut.

Untuk itu NasDem Kabupaten Jombang, mulai melakukan Pelatihan Training Of Trainer (TOT) yang dikuiti 140 Komisi Saksi NasDem (KSN) dari seluruh wilayah Jombang, yang bertempat di kediaman ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Jombang, Muklina Shohib.

Hadir sebagai pemateri anggota perwakilan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan anggota perwakilan dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Timur.

Kegiatan ini dilakukan mengingat KSN merupakan ujung tombak dalam proses pemungutan, pengawalan bahkan menjaga perolehan suara baik di Pilkada, Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden (Pileg dan Pilpres) mendatang. Fungsi KSN ini nantinya akan ditugaskan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Santri.

Ketua DPD NasDem Jombang, Muklina Shohib mengatakan, TOT untuk KSN dilakukan mengingat adanya target pemenangan partai NasDem di Pemilu 2019, nanti.

“Target dari acara ini adalah menuju pemenangan NasDem di Pemilu 2019. Jadi target NasDem di DPRD tingkat II minimal bisa mendapatkan 7 kursi, satu kursi di DPRD Provinsi dan satu kursi di DPR RI,” kata Muklina, pada sejumlah jurnalis, Sabtu (28/4/2018).

Selain kegiatan TOT KSN yang sudah terbentuk di seluruh tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC), yang ada disetiap kecamatan, kegiatan ini juga melakukan pertemuan dengan kader-kader perempuan NasDem.

“KSN sudah terbentuk sampai cabang, sehingga ada materi-materi yang diberikan dari pemateri kepada KSN, sebagai seorang saksi di partai ini,” ungkap Mullina.

Dalam kegiatan tersebut, ketua DPD Partai NasDem Jombang, juga mensosialisasikan bantuan dari DPP, berupa satu unit mobil serba guna, yang bisa digunakan untuk keperluan sosial.

“Armada ini armada kampanye kita, jadi semakin memdekatkan NasDem kepada masyarakat, sehingga mobil ini bisa digunakan untuk banyak hal. Tidak untuk acara-acara resmi, kita juga bisa gunakan sebagai kegitan pasar murah, tahlil, banjari, dan lain-lain. Mobil ini gratis tidak perlu menyewa,” tukasnya.(elo)