Otoritas Bandar Udara Wilayah III Sosialisasi Bahaya Balon Udara di Ponorogo

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Polres Ponorogo bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III dan Pemerintahan Desa Bringinan menggelar festival dan sosialisasi balon udara budaya di Lapangan Desa Bringinan, Jambon, Ponorogo, Jatim, Minggu (29/4/2018).

Kegiatan diadakan karena sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri dimana masyarakat Ponorogo sering menaikan balon udara sebagai tradisi yang sudah berjalan bertahun-tahun.

Ditemui disela pelaksanaan festival, Wakapolres Ponorogo, Kompol Suharsono berharap kegiatan sosialisasi dan festival balon udara budaya menjadi sarana pendidikan masyarakat sehingga regulasi penerbangan balon udara di wilayah Ponorogo aman dan tidak membahayakan.

“Kami berharap dengan adanya sosialisasi dan festival balon udara budaya masyarakat bisa mengerti akan bahaya balon udara bagi penerbangan,” kata Kompol Suharsono.

Ditambahkan Kompol Suharsono,”Polisi tidak membuat aturan. Tapi penegak aturan. Tahun lalu penangkapan penaikan balon untuk memberikan pemahaman karena pelepasan balon membahayakan penerbangan. Yang jelas hari ini sosialisasi pemahaman bahwa jangan melepas balon udara tanpa kendali, agar aman, selamat dan lestari,”ibuh Kompol Suharsono.

Dalam festival yang diikuti puluhan peserta dari berbagai kecamatan tersebut, balon banyak yang tidak berhasil mengudara dikarenakan angin bertiup cukup kencang.

Sementara itu, Kepala Desa Bringinan, Barno mengucapkan terimakasih atas kegiatan sosialisasi dan festival balon udara budaya tersebut.

“Alhamdulilah sosialisasi dan festival balon udara budaya ini menyadarkan masyarakat akan bahaya balon udara,” ujar Barno.

Lebih lanjut Barno mengaku bahwa sebelum ada sosialisasi balon udara budaya masyarakat belum paham akan bahaya balon udara ini.

“Semoga masyarakat menjadi paham dan mengerti akan bahaya balon udara,” terangnya.(ans)