Truk Patah As Gardan Hambat Jalan Alternatif Sukodadi-Paciran

Kondisi macet akibat truk yang patah as gardan di jalan alternatif Sukodadi - Paciran. Foto:omdik_kanalindonesia.com
Kondisi macet akibat truk yang patah as gardan di jalan alternatif Sukodadi – Paciran. Foto:omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Kepadatan kendaraan terjadi di jalur yang menghubungkan antara Sukodadi dengan Paciran,  Lamongan, Jawa Timur akibat limpahan kendaraan dari jalan nasional setelah putusnya Jembatan Babat-Widang. Kemacetan bertambah mengular hingga sekitar 5 kilometer setelah ada truk yang mengalami patah gardan di wilayah Pucangtelu Kalitengah.

“Iya ada satu kendaraan yang mengalami patah gardan, karena jalannya sempit mengakibatkan kemacetan panjang hingga 5 KM,” kata anggota Polsek Karanggeneng Aipda Budianto saat dihubungi Kanalindonesia.com, di lokasi kejadian, Minggu (29/4/2018).

Pantauan Kanalindonesia.com, truk dengan Nomor Polisi AG 8368 UZ yang membawa muatan batu pedel dari Paciran yang rencananya akan dibawa ke depan STIKES Muhammadiyah Lamongan untuk proyek pemasangan pipa ini mengalami patah as gardan sekitar pukul 17.05 WIB, posisi melintang di jalan raya tepatnya di Desa Pucangtelu Kalitengah.

“Tadi saya sudah merasa kalau gardan truk ini ada permasalahan, makanya muatannya saya buang dengan memberikan pada warga sekitar. Namun ketika baru akan menurunkan muatan malah terperosok, ” ungkap Hanafi (29) sopir truk ketika ditemui sore tadi di lokasi.

Dampak dari kejadian ini cukup membuat kemacetan, disamping jalan ini menjadi jalur alternatif dengan volume kendaraan cukup banyak karena liburan, kemacetan semakin parah karena bersamaan dengan Suporter Persela berangkat menuju Stadion Surajaya karena petang ini Persela menjamu tamunya PSMS Medan.

Dengan kesigapan anggota Satlantas Polres Lamongan yang kebetulan lewat ditambah dengan turunnya anggota Polsek Karanggeneng dan Polsek Kalitengah di lokasi kejadian maka sekitar pukul 18.05 WIB kemacetan bisa teratasi.(omdik/fer)