Kirab Budaya, Ratusan Polisi di Trenggalek Kenakan Pakaian Adat

Kapolres Trenggalek ikuti Kirab Budaya menggunakan pakaian adat Jawa

TRENGGALEK,  KANALINDONESIA: Gunakan pakaian adat nusantara, ratusan personel Polres Trenggalek ikuti Kirap Budaya dalam rangka peringatan Hari Kartini.

Suasana berbeda nampak terlihat di halaman Polres Trenggalek. Jika biasanya aparat kepolisian ini memakai segaram khas berwarna coklat, namun kali ini nampak berbeda. Mengenakan pakaian adat tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Papua, Kalimantan, Bali, Jawa, bahkan ada yang memakai pakaian tradisonal kreasi sendiri, anggota kepolisian ini terlihat unik dan ekspresif dalam kegiatan ini.

Tak heran, jika masyarakat nampak antusias menyaksikan Kirab Budaya yang mengambil garis start di Mapolres dan berbasis finish di Alun – Alun Trenggalek.

Sepanjang rute dari start hingga finish, masyarakat tampak berjubel dan memadai kawasan di jalur protokol ini. bersamaan dengan gelaran Car Free Day (CFD).

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S mengatakan, acara yang bertajuk Kirab Budaya ini sengaja digelar untuk memperingati Hari Kartini sekaligus menyongsong Hari Bhayangkara ke 72.

“Acara ini sengaja dilaksanakan masih dalam rangka peringatan Hari Kartini sekaligus menyongsong Hari Bhayangkara ke 72. Demi memeriahkan acara ini, kita juga menghadirkan grup marchingband dan penari barong khas Trenggalek, ” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (30/04/2018).

Selain itu Didit juga menuturkan bahwa budaya Indonesia yang kental dengan keramahan, estetika dan nilai persatuan yang tinggi, hendaknya tetap dilestarikan.

Salah satu bentuk untuk melestarikan budaya Indonesia ini adalah dengan menggelar kirab budaya.

“Kalau bukan kita siapa lagi yang akan memelihara budaya Indonesia, ” tegas Didit.

Di tempat terpisah, Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Ricky Tri Dharma yang juga didapuk sebagai ketua pelaksana acara menerangkan, selain kirab budaya, disisipkan pula sosialisasi operasi Patuh Semeru 2018 yang digelar selama 14 hari sejak tanggal 26 April hingga 9 Mei 2018 mendatang.

“Kita padukan antara peringatan hari Kartini, sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2018 dan dukungan Sea Games dari Trenggalek untuk Indonesia dalam satu wadah Kirab budaya, ” tuturnya.

Selain pawai dengan jarak tempuh hampir 3 Km, di alun-alun Trenggalek disuguhkan pula berbagai macam hiburan diantaranya, penampilan Pocil Polres Trenggalek, panggung hiburan dan yang tak kalah fenomenal adalah penampilan musik gamelan yang dimainkan oleh siswa siswi SLB Kemala Bhayangkari 1 Trenggalek. (mil)