Banyu Nget Semakin Diminati Wisatawan

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Wisata Banyu Nget yang berlokasi di Dusun Ketro Desa Dukuh Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, menyuguhkan kepada para pengunjungnya serasa kembali hidup di alam bebas.

Selain merasakan dinginnya gemericik air serta mandi di sekitar air terjunnya, wisata di lereng Pegunungan lanceng ini tentunya pengunjung akan senantiasa di suguhi spot yang lain seperti indahnya air terjun Urang Kambu, selfy di Batu Payung, Goa Grojok, Kedung Batu yang airnya hangat dan alami, Camping Drone, Hammock, Sepeda Udara, Canyoning , Goa Rancang dan beberapa tempat bermain anak-anak.

Sujono, (47), salah satu pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Banyu Nget desa setempat mengatakan, destinasi yang dibuka sejak tanggal 11 Nopember 2017 itu kini sedang diminati wisatawan baik domestik maupun manacanegara. Angka pengunjung yang datang di hari biasa saja mencapai ratusan sedangkan hari libur tiba dan Sabtu –Minggu , pengunjung bisa mencapai ribuan.

“ Pengunjung Banyu Nget sudah makin hari makin bertambah,” ungkapnya, Selasa, (1/4/2018).

Menurut pria yang berhasil mengelola budidaya tanaman holtikultura jenis, Manggis Durian dan Salak (Madusa) ini sejak Banyu Nget dibuka, kini warga sekitar telah mengalami peningkatan secara ekonomi. Ada warga di dua dusun yang secara langsung terdampak secara ekonominya, diantaranya Dusun Ketro sendiri dan Dusun Kajar yang terlewati akses jalannya dari jalur utama Trenggalek-Kota Wisata Prigi.

“Ekonomi masyarakat di sini langsung naik dan berubah pasca dibukanya Banyu Nget ini,” tandasnya.

Namun begitu, dia juga berkomitmen dengan Sapta Pesona Wisata yang ilmunya telah diperoleh dari beberapa kali mengikuti bimbingan kepariwisataan yang difalitasi pemerintah daerah.

“Kita patuhi itu dan teknis kita jaga dengan dua pemandu di setiap spot yang kita punya,” ucapnya.

Mengenai wisatawan luar negeri, Sujono menerangkan, Banyu Nget telah dikunjungi wisatawan luar seperti Meksiko Belgia , Kanada, German serta beberapa dari Benua Asia seperti, Jepang, China, Malaysia.

“Yang kerap datang ke sini dari Thailand,” tegasnya.

Dengan begitu Sujono berharap Pemerintah Kabupaten Trenggalek agar segera memberikan bantuan untuk berlangsungnya wisata yang menjadi integrasi dari Kota Wisata Prigi ini . Utamanya kases jalan masuk yang membutuhkan pelebaran, serta area parkir pengunjung dan Gazebo.

“Sampai sekarang kita masih urunan dan mandiri,” pungkasnya.

Sementara Kadis Pariwisata dan Budaya Pemkab Trenggalek, Joko Irianto berjanji akan segera membantu Banyu Nget sesuai permintaan kelompok masyarakat.

“Tetap kita perhatikan dan secepatnya akan kita realisasikan,” kata Joko. (ham)